Pages

Labels

Senin, 11 Mei 2009

Cara Membuat Website

Cara Membuat Website, Cara Bikin Situs, Membuat website sederhana, Langkah membuat website.



1. Yang di butuhkan untuk membuat website.



Domain



- Domain adalah nama situs Anda, atau alamat situs. misalnya www.semuabisnis.com , atau www.terserahgwdong.com Domain bisa di dapat atau di beli dengan cara di daftarkan di jasa register domain, biaya nya juga termasuk murah, rata-rata sekitar 100 ribu untuk 1 domain selama 1 tahun.



Hosting.



- Hosting adalah tempat Anda menyimpan file-file atau data mengenai website Anda. misalnya Jika anda ingin siapapun yang mengakses domain atau situs anda maka pengunjung tersebut akan melihat photo anda di halaman situs tersebut, maka anda tinggal letakkan photo anda di hosting tersebut.



Bingung ? penjelasannya singkatnya begini, kita anggap saja domain itu adalah sebuah alamat toko. dan kemudian hosting tersebut adalah gudang, atau tempat Anda memajang barang-barang dagangan anda di toko tersebut.



Apa harus keluar uang untuk membuat situs ?



Tidak, jika anda pengguna email yahoo ada layanan situs gratis dari yahoo.com yakni www.geocities.com , namun nama domainnya tidak bisa Anda ubah. harus memakai embel-embel geocities.com sebagai penyedia layanan ini. jadi misalnya alamat email yahoo anda adalah ambriserver@yahoo.com maka alamat situs gratis anda di geocities.com adalah www.geocities.com/ambriserver kalau mau pakai domain sendiri misalnya www.nama-anda.com , atau tanpa embel-embel geocities.com tersebut maka anda harus membeli dan mendaftarkan domain anda.



Silahkan anda login ke www.geocities.com , jika anda sudah punya email yahoo. anda tidak perlu mendaftar lagi di geocities, cukup login dengan memakai email yahoo dan password email yahoo Anda.



Membuat Situs dengan HTML.



Oh ya, agar belajarnya lebih enak, saya sarankan anda mempunyai program Microsoft Front page untuk memulai membuat situs Anda, jika tidak punya pakai notepad saja juga bisa.



1. Belajar Bikin Text dan Mengubah Font ( huruf ).



Sebelum saya mulai tutorial Cara membuat situs atau website ini, anda harus tahu dulu, bahwa code html itu selalu di mulai dan di tutup dengan Tags.



Tags pertama selalu di mulai dengan . kemudian tags di tutup dengan .



Contoh, misalnya saya ingin membuat huruf tebal pada kalimat Selamat Datang, kemudian kita harus menggunakan tags sebagai pembuka tags, dan sebagai penutup tags.





Maka code html untuk membuat cetak tebal pada huruf selamat datang adalah seperti ini : Selamat Datang di situs saya. Maka hasil nya nanti nya akan seperti ini : Selamat datang di situs saya.



Seperti yang anda lihat, hanya kalimat Selamat Datang saja yang di cetak tebal di karenakan tags di buka dan di tutup pada kalimat tersebut. Pastikan anda selalu menutup tags yang anda buka, karena jika anda lupa bisa-bisa seluruh text di halaman situs Anda nantinya akan tercetak tebal semua.



Berikut adalah daftar-daftar Tags yang perlu Anda ketahui :



Paragraph baru :

akan membuka Paragraph baru. penutup tags ini adalah





Baris Baru :

akan membuat baris baru untuk halaman situs anda, mirip perintah enter di word. penutup tags ini adalah





Cetak tebal : akan membuat huruf di cetak tebal, penutupnya adalah



Garis Bawah : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan mempunyai garis bawah. penutup tags nya adalah



Garis miring : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan terbentuk miring ( garis miring ) .penutup tags nya adalah



Posisi di tengah :
huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan berada di tengah-tengah halaman, penutup tags nya adalah




Posisi di kiri : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan berada di kiri halaman situs, penutup tags nya adalah



Posisi di kanan : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan berada di kanan halaman situs. Penutup tags nya adalah



Ubah warna : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan berwarna merah. Penutup tags nya adalah



Mengubah bentuk huruf : huruf atau angka yang berada di antara tags ini menggunakan Bentuk Arial, Penutup tags nya adalah



Mengubah ukuran text : Penutup tags nya adalah



Text berjalan : huruf atau angka yang berada di antara tags ini akan bergerak dari kiri ke kanan di layar, Penutup tags nya adalah



catatan: tags marquee hanya berjalan jika halaman situs yang menggunakan tags ini di lihat dengan menggunakan internet explorer.





2. Structure dasar dari halaman HTML.







Ini adalah contoh dari halaman HTML.



----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------











Huruf atau angka yang berada di tags ini, akan menjadi judul situs Anda















Halo ini adalah halaman situs pertama saya. Jika Anda butuh bantuan membuat situs, silahkan klik Semuabisnis.com.









----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Penjelasan dari kode HTML di atas adalah :



Tags hanya mengatakan kepada browser anda di bagian mana HTML code di mulai.

tags

adalah judul dari situs Anda, anda bisa melihat nya di bagian paling atas dari browser anda.



adalah bagian agar mesin pencari seperti google agar bisa menampilkan deskripsi singkat mengenai situs Anda

adalah isi dari website Anda, setelah tags



3. Membuat HYPERLINK ( link ke situs )

- hyperlink adalah sebuah link yang bisa Anda klik untuk menuju ke halaman lainnya dari situs Anda, atau menuju ke situs lain.





contoh :

Nama link tersebut maka hasilnya adalah : Nama link tersebut bila link ini di klik, maka akan menuju ke situs semuabisnis.com



Membuka link dengan windows baru ( new windows )



- Jika anda ingin link yang di klik akan terbuka dengan windows baru, maka codenya

adalah : Nama link tersebut



Mengubah warna dari link tersebut



: contoh di atas akan membuat link berwarna hijau, dan link yang sudah di klik akan berwarna merah.



Membuat email link



- Membuat email link sangat sederhana, anda hanya perlu menuliskan code mailto:emailanda@emailanda.com



contoh : Kirim email ke saya , maka hasilnya adalah : Kirim email ke saya









Sekilas Cara Membuat Situs

Dalam artikel ini akan diulas beberapa hal yaitu :

1. Terminologi dinamis dan statis

2. Persiapan

3. Pembangunan

4. Hosting

5. Upload

6. Maintenance

Dinamis, statis?

Sebelum memulai pembuatan situs, Anda harus punya bayangan bagaimana

halaman-halaman situs Anda nantinya. Terutama dalam hal apakah halaman situs

Anda nantinya bersifat statis atau dinamis. Halaman yang statis akan selalu

memunculkan tampilan dan isi yang sama tanpa membedakan hal-hal yang berkaitan

dengan pengaksesan halaman tersebut misalnya usernya siapa, kapan waktu akses,

privelege user dll. Halaman statis juga tidak terkoneksi dengan database. Keuntungan

halaman yang sifatnya statis adalah mudah dalam pembuatannya. Penulisan kode

sampai desain tampilannya relatif mudah dilakukan. Bahkan dengan software web

authoring semacam Macromedia Dreamweaver, Anda bisa mendesain halaman web

nyaris tanpa harus menuliskan kode-kode html.

Kerugian halaman statis adalah menyatunya antara tampilan dengan informasi.

Anda tidak bisa mengubah data tanpa bersentuhan dengan masalah tampilan halaman

tersebut secara langsung. Hal ini akan sangat menyulitkan jika data berupa daftar

tertentu yang sering berubah-ubah. Tentunya akan sangat merepotkan jika kita akan

mengubah isi saja dari halaman tersebut tetapi harus berurusan dengan lebar tabel,

jumlah kolom dan baris tabel, bullet and numbering, dan format tampilan lainnya.

Jika halaman situs nantinya akan terkoneksi dengan database atau memiliki

rutin-rutin tertentu layaknya program aplikasi seperti pemanggilan fungsi, looping,

pengecekan kondisi if-then dll, dan bisa menampilkan informasi secara dinamis Anda

harus menggunakan script. Untuk itu Anda tidak hanya harus tahu bahasa html, akan

tetapi juga harus familier dengan logika pemrograman dan menguasai salah satu

bahasa scripting.

Halaman dinamis memberikan keuntungan lebih banyak dalam waktu jangka

panjang. Memang waktu, pikiran dan tenaga yang dibutuhkan untuk tahap

pembangunan lebih banyak. Akan tetapi hal ini akan terbayar lunas beserta

keuntungannya dengan kemudahan update informasi, pengembangan yang mudah,

fleksibilitas yang luas, dan situs kita akan tampak lebih cerdas.

Persiapan

Untuk perangkat keras, yang Anda perlukan cukup satu buah komputer yang

nyaman digunakan. Software yang Anda butuhkan adalah software web server, bahasa

script web, software database (jika Anda akan menggunakan database dalam situs

Anda), dan editor untuk script yang Anda gunakan. Dengan web server, Anda bisa

mengakses file-file web seakan-akan Anda benar-benar terkoneksi ke internet, selama

file-file tersebut terdapat di localhost. Bahasa script digunakan jika Anda akan

membuat situs yang dinamis, jika tidak, maka Anda tidak memerlukan bahasa script.

Untuk editornya, Anda bisa menggunakan notepad atau software editor lainnya,

dengan catatan file yang Anda simpan harus disesuaikan ekstensinya. Sebaiknya Anda

menggunakan editor yang sudah dilengkapi dengan syntax highlighting dan bisa

menampilkan output tampilan secara langsung. Kombinasi yang populer digunakan

dan sudah penulis coba adalah Apache Web Server (www.apache.org) sebagai server,

PHP (www.php.net) sebagai bahasa scriptnya, MySql (www.mysql.com) sebagai

database dan editornya adalah Quanta Plus (http://quanta.sourceforge.net). Softwaresoftware tersebut dapat Anda gunakan secara gratis dan legal. Quanta adalah software

web authoring yang sangat mudah digunakan. Coding dan designing bisa dilakukan

sekaligus dengan sangat menyenangkan. Jika Anda menggunakan Linux Mandrake

v.10, program-program tersebut terdapat dalam CD instalasinya (biasanya 5 cd).

Untuk sistem operasi Windows, Anda cukup menginstal PHPTriad. PHPTriad

layaknya sebuah paket software yang berisi Apache web server, PHP, MySql

Database dan program pendukung seperti PhPMyAdmin. Akan tetapi PHPTriad

belum dilengkapi dengan editor php. Anda bisa menggunakan software tertentu yang

ragamnya sangat banyak misalnya Macromedia Dreamweaver, Edit Plus dll.

Pembangunan Situs

Selanjutnya Anda bisa memulai membuat halaman-halaman situs Anda. Jika

sistem operasi Anda adalah Windows dan Anda menggunakan Apache sebagai server,

maka simpanlah file-file halaman situs Anda di folder C:/apache/htdocs. Setelah

apache dijalankan, file atau folder dalam C:/apache/htdocs dapat diakses melalui web

browser dengan menuliskan alamat http://localhost/file_or_folder_name. File

database MySql tersimpan di folder C:/apache/mysql/data.

Untuk sistem operasi Linux (penulis menggunakan Linux Mandrake v.10)

simpan file-file situs Anda di /var/www/html, sedangkan file database MySql akan

tersimpan di /var/lib/mysql. Jika apache sudah berjalan maka file dalam /

var/www/html dapat diakses menggunakan web browser dengan alamat

http://localhost/file_or_folder_name.

Cara termudah mengembangkan situs adalah dengan menggunakan CMS

(Content Management System). Dengan menggunakan CMS Anda tidak perlu

membuat situs dari nol. Anda cukup mengkonfigurasi CMS tersebut agar sesuai

dengan keinginan Anda. Anda tinggal mengisikan data-data yang akan Anda

tampilkan dalam situs Anda. Salah satu CMS yang populer adalah PHP-Nuke

(http://phpnuke.org). CMS ini bisa berjalan segera setelah Anda mengkopikan filefilenya ke dalam folder yang sudah ditentukan seperti pada keterangan paragraf

sebelumnya dan database untuk PHP-Nuke selesai dibuat serta dikonfigurasi.

Keterangan dan petunjuk instalasinya terdapat dalam paket PHP-Nuke. Anda dapat

dengan mudah menambahkan atau mengurangi fitur-fitur dalam PHP-Nuke, yaitu

dengan cara menginstal dan mengaktifkan modul tertentu, atau dengan menguninstal

atau mendeaktifkannya. Pada umumnya CMS sudah dilengkapi dengan fasilitas login

dan pendaftaran member, pengiriman artikel, buku tamu, data statistik, administrasi

situs, theme, feedback serta beragam fasilitas menarik lainnya.

Kekurangan penggunaan CMS adalah pada tampilannya. Tampilannya

terkesan umum dan mungkin kurang artistik. Untuk mengatasinya, tambahkan gambar

atau animasi dalam halaman Anda atau Anda membuat themes sendiri sesuai dengan

citarasa Anda. Untuk melakukan ini Anda harus mempunyai keahlian desain sekaligus

menguasai bahasa script CMS yang Anda gunakan.

Hosting

Tentunya agar situs Anda dapat diakses oleh orang banyak, Anda harus

menguploadnya. Agar bisa diupload, Anda harus mempunyai host dan agar situs Anda

bisa diakses Anda harus mendaftarkan nama domain Anda misalnya

www.nurulummah.com. Upload adalah proses transfer data dari komputer lokal ke

komputer server atau host. Host adalah server yang menyediakan space untuk

menyimpan file-file Anda, sedangkan nama domain adalah nama situs Anda nantinya.

Host dan nama domain dapat Anda dapatkan dengan gratis. Akan tetapi biasanya akan

ada iklan dari penyedia hosting gratisan, yang tampil di situs Anda. Jika hal ini tidak

Anda kehendaki, Anda bisa menyewa space dan domain pada host tertentu. Untuk

spesifikasi umum dengan space 50 MB harga sewa satu tahun sekitar 250 ribu rupiah.

Sedangkan untuk nama domain harga sewa satu tahun sekitar 100 ribu rupiah. Harga

tersebut sangat bervariasi tergantung penyedianya, untuk silahkan cari informasi di

internet.

Upload

Setelah Anda mempunyai space pada host tertentu, Anda dapat mengupload

file-file Anda. Cara yang termudah dengan menggunakan software ftp (file transfer

protocol). Untuk sistem operasi Windows misalnya wsftp, aceftp dll. Untuk Linux

Anda bisa menggunakan software gftp atau kbear. Untuk bisa terkoneksi dengan host,

Anda perlu memasukkan data hostname, username, password dan port (biasanya port

21) pada software ftp yang Anda gunakan. Hostname, username dan password akan

Anda dapatkan dari host tempat Anda menyewa space

Setelah koneksi terjalin simpanlah file-file situs Anda (tidak termasuk file

database) biasanya di folder public_html pada server. Proses ini akan memakan waktu

cukup lama tergantung besarnya file yang yang Anda upload dan bandwith internet

Anda. Selanjutnya jika Anda menggunakan database, Anda perlu mengimpor file

database dari database Anda di localhost ke database Anda di server. Biasanya dengan

menggunakan cara sql dump. Setelah file situs dan database selesai diupload, Anda

masih perlu mengkonfigurasi database_host, database_username,

database_password dan lainnya tergantung jenis database yang Anda gunakan. Jika

langkah-langkah tersebut tidak ada kesalahan maka situs Anda sudah dapat diakses

menggunakan alamat/nama domain yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Maintenance

Agar situs Anda tetap menarik dan segar, Anda harus merawatnya dan

melakukan update secara berkala. Perawatan bisa dilakukan misalnya dengan

memperbaiki celah keamanan. Atau jika Anda menggunakan CMS, lakukan update

CMS Anda segera setelah keluar update dari situs CMS yang Anda gunakan. Ubah

themes secara berkala agar situs Anda tidak membosankan. Update informasi dalam

situs Anda agar pengunjung bisa menemukan hal yang baru setiap mengakses situs

Anda. Jika Anda ingin mendownload database di server dan memasukkannya di

komputer lokal, lakukan export pada database Anda di server, kemudian import ke

database lokal Anda. Dengan cara ini Anda dapat melakukan administrasi situs

dengan cepat. Akan tetapi tidak dianjurkan melakukan impor pada database server

dari database lokal, dikarenakan mungkin saja data di server yang baru masuk selama

proses administrasi di komputer lokal tertumpuki oleh data lama dari komputer lokal.

Oleh:

Amrullah

ngamroe@yahoo.com









CARA MEMBUAT SITUS IKLAN GRATIS



Untuk membuat sebuah situs iklan baris gratis sebenarnya membutuhkan serangkaian alur data base yang bisa jadi akan sangat memusingkan bagi para pemula (seperti saya sendiri) karena minimal harus berhubungan dengan bahasa PHP dan pengolah data base MySQL.



Untunglah ternyata ada cara instant untuk bisa membuat situs iklan gratis ini dengan cara yang cepat, mudah & sederhana, yaitu dengan cara memanfaatkan fasilitas paket iklan gratis dari bravenet. Paket ini diberikan kepada anda secara GRATIS dan sudah 90% jadi, anda hanya tinggal sedikit mengedit saja untuk memperbaiki penampilan atau memasang iklan banner anda sendiri kemudian anda bisa memberi nama untuk situs iklan anda tersebut dengan menggunakan domain gratis dari www.co.cc atau www.freedomain.co.nr seperti yang tampak pada screenshot dibawah ini :







Silahkan anda daftar di sini terlebih dahulu untuk mengambil paket GRATIS tersebut. Isikan "Trust Teritories" di bagian kolom "State/province" jika anda daftar dari luar USA. Lakukan verifikasi pendaftaran dengan cara mengeklik link khusus yang akan dikirmkan ke alamat e-mail anda. Untuk mulai melakukan pembuatan situs iklan gratis ini, silahkan anda login ke account anda, lalu pilih menu "Webtool" kemudian anda cari & pilih layanan "Classifieds" yang ada di bagian bawahnya.



Cara Mengedit Paket Situs Iklan



Setelah anda register maka anda akan dapat kode HTML yang bisa di copy paste dan di-insertkan ke dalam halaman web anda yang akan diberi fasilitas iklan gratis. Kode HTML ini dapat anda peroleh dibagian "copy-paste code". Anda pun juga bisa mengambil alamat URL nya saja tanpa perlu mengabil kode HTML lainnya yang berisi text atau gambar.



Contoh :

















URL yang anda pakai nanti adalah :

http://pub23.bravenet.com/classified/show.php?usernum=1929612834&cpv=2

dimana kode setelah "usernum=" akan diganti dengan kode anda sendiri



Jika anda ingin menjadikan URL ini sebagai halaman depan , maka anda hanya cuma butuh untuk mengganti URL asli tersebut dengan URL forwarding atau domain gratis dari www.co.cc atau www.freedomain.co.nr, misalkan anda bisa menggantinya dengan nama www.iklan88.co.nr





Untuk mengedit tampilan situs iklan anda , masuklah ke account bravenet anda lalu pilih "webtool" lalu klik "classifieds" dan pilihlah bagian yang akan anda edit. Silahkan melakukan berbagai macam percobaan untuk memperoleh hasil yang terbaik menurut anda sendiri, gampang koq !



Cara lain untuk membuat situs iklan gratis adalah dengan cara memanfaatkan layanan pembuat forum instant secara gratisan juga, contoh pembuat forum instant yang paling sederhana dan cocok untuk belajar bagi pemula dapat anda peroleh di sini . Untuk alternatif membuat forum secara instant yang bisa dimanfaatkan sebagai situs iklan gratis dapat anda lihat di contoh situs ini www.pasarbaris.com yang menggunakan paket forum instant dari IPB , contoh lainnya yaitu situs www.pasarlaris.com yang menggunakan forum instant maker dari PHPBB . Untuk link pembuat forumnya dapat anda lihat di bagian bawah dari forum forum tersebut. Jika anda sebagai pemula butuh untuk belajar membuat halaman depan dari forum tersebut dengan tehnik yang sangat mendasar sekali bisa anda lihat tutorialnya di www.buatsitus.co.nr



Selamat belajar & semoga sukses !!!





Keuntungan & Manfaat Membuat Website Iklan Gratis

1. Bisa anda manfaatkan untuk menghasilkan uang. Yaitu dengan cara memberi pilihan layanan iklan berbayar yang berada di depan atau di atas iklan gratis lainnya.



2. Sebagai sarana untuk mepromosikan website - website anda sendiri yang lainnya. Karena anda adalah admin, maka anda bebas menaruh link atau banner untuk situs anda sendiri yang lainnya.



3. Sekedar menyalurkan hobi atau ingin mengasah skill di dunia web design.



4. Membantu orang lain untuk mempromosikan barang, jasa, atau bisnis mereka.







SELAMAT DATANG



SEMOGA TUTORIAL INI BERMANFAAT UNTUK ANDA :)!





Tutorial ini disajikan dalam dua bahasa yaitu bahasa inggris (di bagian atas) & bahasa Indonesia (di bagian bawah). Berikut ini adalah tips agar anda dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari tutorial ini :



* Untuk bisa masuk ke halaman utama, silahkan klik Di Sini

* Pergunakan "Main Menu" untuk menavigasi isi website tutorial ini.

* Sebaiknya anda membaca seluruh isi blog ini mulai dari awal agar anda dapat memperoleh informasi dari tutorial ini dengan sejelas-jelasnya.

* Silahkan anda "save as" isi tutorial website ini ke dalam disket, flash disk, atau hard disk anda untuk membantu anda agar dapat menghemat biaya berinternet & mempermudah anda dalam mempelajarinya secara mandiri.

* Gunakan browser Firefox atau Opera untuk dapat melakukan "save as" isi tutorial website ini. Anda tidak akan bisa melakukannya jika anda menggunakan Internet Explorer. Untuk mendownload Firefox secara GRATIS silahkan anda kunjung www.mozilla.com Kelebihan lain Firefox adalah : Sangat aman & jauh lebih mudah serta lebih efektif pengoperasiannya dibandingkan dengan browser lainnya, selain itu pula, Firefox mempunyai daya jelajah yang lebih cepat karena softwarenya lebih "ringan" dibandingkan dengan yang lain. Oleh karena itulah software ini sangat direkomendasikan sekali oleh Google. Silahkan anda download secara GRATIS !!!

* Untuk mulai mempelajarinya, silahkan anda baca menu "Benefits Of Making Website" agar anda dapat mempunyai semangat yang kuat untuk mempelajari cara membuat website ini, sebab anda sudah bisa mengetahui keuntungan & manfaatnya untuk bisa mempunyai sebuah website.

* Teruskan dengan membaca menu "About Website" untuk mengetahui apa sih sebenarnya sebuah website itu dan hal - hal apa saja yang diperlukan.

* Di bagian menu "Making Website Part I" anda akan belajar membuat website gratis dengan cara yang sangat sederhana sekali dan dengan memanfaatkan webhosting gratisan.

* Setelah anda cukup mahir, teruskan dengan mempelajari materi "Making Website Part II" . Di bagian ini anda akan mempelajari secara garis besar cara membuat website dengan Microsoft Frontpage atau Publisher.

* Jika anda ingin membuat website dengan cara instan, cepat & mudah, silahkan pilih menu "Making Website Part III". Di sini anda akan belajar secara garis besar cara membuat website dengan Instant Page Builder atau Instant Website Builder.

* Untuk mempercantik dan melengkapi kebutuhan website anda, dapat anda dapatkan di bagian menu "Webtools For Webmaster".

* Dibagian "Promoting Your Website" anda akan belajar cara untuk mempromosikan website anda agar bisa banyak dikunjungi orang.

* Untuk mempelajari cara menghasilkan dollar dari website anda , silahkan baca menu "Make Money With Website"

* Untuk melihat bukti bahwa tutorial website ini telah bisa memberikan penghasilan dollar bagi saya sendiri, silahkan lihat di bagian menu "My Comission Report"





Selamat belajar, semoga ketekunan anda dalam belajar membuat website akan memberikan manfaat yang terbaik untuk anda dikemudian hari. Buatlah website yang bermanfaat untuk sesama, hindari materi website yang berbau pornografi, kekerasan, perjudian, dan hal-hal lain yang dilarang oleh agama dan pemerintah.



SALAM SUKSES UNTUK ANDA SEMUANYA :)



ANDA TERTARIK DENGAN WEB DESIGN ? KALAU BEGITU SILAHKAN BACA TUTORIAL BERIKUT INI . TUTORIAL INI BERISI URAIAN MENGENAI LANGKAH UNTUK MEMBUAT HOME PAGE, SEMOGA TUTORIAL INI DAPAT MEMBANTU UNTUK MEMBERI GAMBARAN BAGAIMANA CARA MEMBUAT SITUS INTERNET SENDIRI.











MEMILIH HOSTING



Langkah Langkah Membuat Hompage

Bermacam macam langkah yang digunakan oleh para web designer dalam membuat suatu homepage tetapi pada garis besarnya langkah langkah yang diambil adalah sebagai berikut :



1. Membuat Sketsa Desain :

Dalam mendesain suatu homepage langkah pertama yang dilakukan adalah membuat sketsa disain pada kertas, hal ini dilakukan untuk memberi gambaran bagaimana homepage kita nanti setelah selesai dan bagaimana cara mengatur letak letaknya. tetapi untuk kebanyakan orang langkah ini biasanya dilewati dan langgsung meloncat ke langkah kedua.



2. Membuat Layout Desain :

Setelah sketsa sudah jadi, kita menggunakan software seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Fireworks dan Macromedia Freehand untuk memperhalus sketsa desain dan juga menambahkan efek efek pada sketsa tersebut. Setelah layout desain homepage sudah jadi. File gambar tersebut dipecah menjadi potongan kecil-kecil untuk mengoptimize waktu download.Karena file gambar biasanya berukuran besar sehingga akan memerlukan waktu lama untuk membuka untuk membuka halaman web yang memakai gambar tersebut. Untuk melakukan hal tersebut kita dapat menggunakan software Adobe Image Ready. Software ini dapat langsung memotong gambar yang besar tadi dan otomatis juga menjadikannya ke dalam format html. Langkah ini bisa saja dilewatkan bila ukuran gambar kita tidak terlalu besar.



3. Membuat Animasi :

Animasi diperlukan untuk menghidupkan homepage kita agar menarik pengunjung. Macromedia Flash dan Gif Construction Set dapat dipakai untuk melakukan hal tersebut.



4. Membuat HTML :

Setelah itu kita merapikan layout desain kita seperti menempatkan beberapa tombol dan gambar, menambah text, mengedit script HTML, membuat layout form ke dalam format HTML. Untuk itu kita perlu software HTML Editor seperti Macromedia Dreamweaver, Microsoft Frontpage dan Allaire Homesite.



5. Programming dan Script :

Untuk website e-commerce, iklan baris, lelang, database, membuat guestbook, counter dan forum diskusi. selain itu script ini juga dapat digunakan untuk mempercantik halaman web kita antara lain membuat animasi text , membuat animasi pada background dan lain lain. File HTML kita perlu programming untuk melakukan aktivitas semacam itu. Programming dan script ini bisa dibuat dengan menggunakan ASP, Borland Delphy, CGI, PHP, Visual Basic dan yang terkenal saat ini adalah dengan menggunakan java script.



6. Upload HTML :

Setelah file kita telah menjadi html beserta gambar dan scriptnya. Kita perlu meng-upload file kita ke suatu tempat ( hosting ), agar semua orang di dunia dapat mengakses halaman html kita. Biasanya Macromedia Dreamweaver dengan fasilitas site FTP dan Microsoft Frontpage dengan Publishnya telah menyediakan fasilitas upload ini. Atau dapat menggunakan software seperti WS-FTP, Cute FTP, Bullet FTP. Yang perlu menjadi catatan di sini adalah jika kita menggunakan microsoft frontpage kita harus memilih hosting yang mendukung frontpage ini karena tidak semua hosting mendukung frontpage, terutama hosting gratis.



7. memilih hosting :

Untuk homepage pribadi atau yang sekedar ingin coba-coba biasanya setelah file html sudah jadi dapat hosting di tempat-tempat gratis, memakai guestbook dan counter gratis dan menambah macam-macam accesories dalam mempercantik homepage pribadi tersebut. Contohnya yaa seperti homepage saya ini. Lihat tutorial Fasilitas gratis pendukung homepage.







Software-Software yang dipakai



Desain :ntuk mb desain suatu homepage biasanya para web designer dimulai dengan software ini sebagai tampilan sementara atau dalam membuat layout homepage.



1. Adobe Photoshop : Desain berbasis titik ( bitmap )



2. Adobe Image Ready : Memotong gambar-gambar ke dalam format html



3. Adobe Illustrator : Desain berbasis vector



4. CorelDraw : Desain berbasis vector



5. Macromedia Freehand : Desain berbasis vector



Efek Desain :al ini dakukan untuk menghidupkan desain yang telah kita rancang. Seperti menambah efek cahaya, textur dan manipulasi teks.



1. Macromedia Firework : Efek teks



2. Painter : Memberikan efek lukisan



3. Ulead Photo Impact : Efek frame dan merancangan icon yang cantik.



4. Plugins Photoshop : Seperti Andromeda, Alien Skin, Eye Candy, Kai's Power Tool dan Xenofex juga sangat mendukung untuk memberi efek desain sewaktu anda mendesain layout homepage di Photoshop.



Animasi :Pnambahan animasi perlu untuk membuat homepage agar kelihatan menarik dan hidup.



1. 3D Studio Max : Untuk membuat objek dan animasi 3D.



2. Gif Construction Set : Membuat animasi file gif 3. Macromedia Flash : Menampilkan animasi berbasis vector yang berukuran kecil.



3. Microsoft Gif Animator : Membuat animasi file gif



4. Swift 3D : Merancang animasi 3D dengan format file FLASH.



5. Swish : Membuat berbagai macam efek text dengan format file FLASH.



6. Ulead Cool 3D : Membuat animasi efek text 3D.



Web Editor :enyukan keseluruhan gambar dan tata letak desain, animasi, mengisi halaman web dengan teks dan sedikit bahasa script.



1. Alaire Homesite :



2. Cold Fusion :



3. Microsoft Frontpage :



4. Macromedia Dreamweaver :



5. Net Object Fusion :



Programming :l inlakukan setelah sebagian besar desain homepage telah rampung. Programming bertugas sebagai akses database, form isian dan membuat web lebih interaktif. Contoh : Membuat guestbook, Form isian, Forum, Chattin Portal, Lelang dan Iklanbaris.



1. ASP ( Active Server Page ) :



2. Borland Delphy :



3. CGI ( Common Gateway Interface ) :



4. PHP :



5. Perl :



6. Javascript



Upload : html kita perlu di letakkan ( upload ) di suatu tempat ( hosting ) agar orang di seluruh dunia dapat melihat homepage kita.



1. Bullet FTP :



2. Cute FTP :



3. WS-FTP :



4. Macromedia Dreamweaver : dengan fasilitas Site FTP



5. Microsoft Frontpage : dengan fasilitas Publish



Sound Editor :omepage kita belum hidup tanpa musik. Untuk mengedit file midi atau wav, perlu alat khusus untuk itu.



1. Sound Forge : Mengedit dan menambah efek file yang berformat mp3 dan wav.



2. Cakewalk : Mengedit dan menambah efek untuk file yang berformat midi



Banyak sekali memang software untuk membuat suatu homepage dan kita tidak perlu mempelajari semua software tersebut di atas. Tapi untuk mempermudah, bagi pemula lebih baik dimulai terlebih dulu dengan mempelajari software Microsoft Frontpage atau Macromedia Dreamweaver agar lebih mengenal aturan-aturan membuat homepage dan mengenal bahasa html. Setelah itu baru Adobe Photoshop yang dipakai kebanyakan para desainer.



FASILITAS GRATIS PENDUKUNG HOMEPAGE



Berikut ini adalah fasilitas-fasilitas gratis yang bisa kita dapatkan dari internet untuk membuat homepage kita menjadi semakin powerfull. Tentunya hal yang kita dapatkan secara gratis akan diimbangi dengan sesuatu yang harus kita terima. Biasanya mereka menampilkan banner di homepage kita dan ini sebenarnya sangat menganggu, tapi tetap saja kita harus menerima bila ingin menggunakan fasilitas gratis tersebut.



Guesbook



Buku tamu di mana orang bisa mengisi identitas tentang dirinya, mengkritik dan memberi saran.



· Lpage



· Guestpage : Mudah di setup (using html tag) agar sesuai dengan tampilan design yang anda mau. Selain itu mereka menyediakan beberapa template guessbook yang ok kalo kita ngga mau cape2 setup.



· The Guestbook



Counter



Menghitung seberapa banyak pengunjung yang telah masuk ke homepage kita. Penyedia counter gratis antara lain :



· Dark Counter : menyediakan puluhan model counter sebagai pilihan.



· PageCount



· The Counter



Web Hosting



Tempat menyimpan file html, agar desain homepage kita dapat dilihat oleh pengunjung di seluruh dunia.



· Cybercity



· Freeservers



· Geocities



· Fortunecity



· Xoom



Email



Anda bisa mendapatkan fasilitas email gratis tanpa perlu mendaftarkan diri ke Internet Provider.



· Mailexite



· Netadress



· Geocities



· iName



· Mailcity



Direct URL



Bila url anda terlalu panjang, misalkan : http://www.geocities.com/area51/station/007 , maka dengan direct url ini nama url itu bisa di singkat dengan http://i.am/007.



· CyberName



· Free URL



· Easy to Remember



· Name Zero : fasilitas ini memberikan kita nama domain dot com



Chatting



Fasilitas ngobrol dapat di buat di homepage Anda sendiri.



· BraveNet Wev Services :Free guestbooks, message forums, form processors, greeting cards, hit counters, search engines and more!



Pooling



Bila Anda ingin tahu jawaban terbanyak dari para pengunjung tentang pilihan dari pertanyaan-pertanyaan Anda.



· BraveNet Wev Services : Free guestbooks, message forums, form processors, greeting cards, hit counters, search engines and more!



Web Promote



Mempromosikan homepage anda dengan sekali klik, maka homepage kita akan masuk ke beberapa situs search engine.



· Linksubmission



· Jayde



· Fast submit



· Selfpromotion



· Add-Me



· Submit It!



Mailing List



Membuat komunitas lewat email yang membicarakan hal-hal tertentu bersama orang lain.



· Egroups



· Listbot



· Onelist



Web Statistik



Melihat statistik homepage Anda. Dari mana saja pengunjung berasal, browser apa saja yang mereka pakai, hari apa saja homepage kita ramai dikunjungi orang.



· Web Statistic



Web Check



Mengetahui kecepatan loading dan spesifikasi tentang homepage anda.



· NetMechanic



· Web Site Garage



Lain-Lain



· BraveNet Wev Services : Free guestbooks, message forums, form processors, greeting cards, hit counters, search engines and more!



Cara membuat situs gratis dengan nama sendiri

Mempunyai situs pribadi di layanan gratis seperti Geocities, Tripod, atau sejenisnya ternyata tidak cukup membuat penggunanya puas. Andi, seorang mahasiswa perguruan tinggi di Semarang, menginginkan untuk bisa memiliki alamat internet yang lebih singkat. Alamat tersebut diharapkan dapat menaikkan gengsinya ketika dikunjungi oleh rekan-rekannya. Jika sebelumnya alamat internet yang diperoleh dari layanan Geocites cukup panjang dan tidak bergengsi, yaitu http://geocities.yahoo.com/andi2005, maka alamat yang diinginkannya saat ini harus lebih singkat, misalnya http://www.andi.com. Dengan alamat yang singkat seperti itu, ia merasa tidak ragu mencatumkannya di dalam kartu nama. Padahal jika dilihat dari daftar harga beberapa penyedia jasa layanan internet, harga sebuah alamat internet berkisar 80 ribu sampai 125 ribu rupiah untuk penggunaan setiap tahunnya. Harga yang cukup tinggi bagi kantong pelajar/mahasiswa, apalagi jika fungsi alamat tersebut bukan untuk kepentingan yang jelas-jelas menghasilkan nilai tambah.
Masalah dan keinginan untuk memiliki alamat internet di atas seringkali dialami oleh banyak pemilik situs gratis, bukan hanya oleh Andi semata. Tetapi sesuai dengan prinsip ekonomi, mereka perlu mengeluarkan pengorbanan yang lebih untuk memperoleh fasilitas yang lebih lengkap. Diperlukan sejumlah uang untuk mendapatkan alamat internet yang lebih representatif. Namun jika ternyata tidak tersedia dana yang cukup untuk membeli alamat internet yang diinginkan, bukan berarti tidak ada solusi.
Tersedia banyak alternatif free domain atau alamat internet gratis yang tidak dipungut biaya apapun. Asalkan sudah pernah memiliki situs di internet sebelumnya, maka Anda dapat menggunakan alamat tersebut. Contoh variasi alamat internet yang dapat digunakan antara lain www.nama-anda.tk, www.nama-anda.mypage.org, www.nama-anda.fanclub.ms, www.nama-anda.run.to, dan masih banyak lagi. Banyak pengguna internet yang merasa terbantu dengan penggunaan alamat tersebut. Selain lebih singkat dan mudah diingat, penggunaan alamat tersebut tidak mengesankan murahan.
Namun terdapat kekurangan yang perlu Anda ketahui dalam pemanfaatan layanan gratis tersebut, yaitu adanya banner iklan yang dimunculkan oleh penyedia jasa layanan free domain pada saat alamat tersebut diakses. Iklan tersebut umumnya merupakan sumber penghasilan penyedia jasa layanan dalam menyediakan dan memelihara fasilitas gratisnya untuk Anda. Tanpa adanya iklan, penyedia jasa akan kesulitan memperpanjang hidup layanan yang disediakan. Meskipun seringkali menjengkelkan, namun iklan adalah konsekuensi dari pemanfaatan layanan yang tidak berbayar.
Selain iklan, kekurangan lainnya adalah hak kepemilikan dan pengelolaan domain yang tidak berada di tangan Anda, akan tetapi di tangan penyedia jasa. Jika penyedia jasa bangkrut, maka alamat tersebut juga ikut hilang. Apabila penyedia jasa tiba-tiba memutuskan untuk memungut biaya pada layanan gratis yang Anda gunakan, maka pengguna tidak akan bisa berkutik. Hal ini dikarenakan semua setting alamat dan server berada di tangan penyedia jasa sepenuhnya.
Namun sejauh ini cukup banyak penyedia jasa yang tetap bertahan sampai sekarang. Bahkan ada yang tetap memberikan layanan gratis dalam jangka waktu yang lama, antara lain dot.tk (http://www.dot.tk) dan V3.com (http://www.v3.com). Kedua situs tersebut menyediakan layanan URL forwarding atau alamat internet yang bertugas mem-forward ke alamat lain ketika pengunjung mengakses alamat tersebut. Untuk itu syaratnya Anda harus memiliki website terlebih dahulu sebelum mendaftarkan alamat yang diinginkan. Website yang Anda miliki dapat berupa situs gratis di Geocities, Tripod atau sejenisnya. Situs gratis tersebut merupakan lokasi aktual yang akan ditampilkan ketika pengunjung mengakses alamat yang disediakan oleh V3.com dan dot.tk. Meskipun nama yang diakses pengunjung adalah http://www.andi.tk, lokasi website yang dibuka sebenarnya adalah http://geocities.yahoo.com/andi2005. Penentuan lokasi website tersebut akan ditanyakan pada salah satu proses pendaftaran. Anda dapat menggantinya jika suatu saat mengalami perubahan.

Dot.tk
Sesuai dengan namanya, dot.tk, situs ini memberikan domain gratis dengan akhiran tk di belakang alamat. Akhiran tk diambil dari sebuah pulau kecil bernama Tokelau yang berjarak 500 mil dari Samoa Barat.
Melalui situs ini, Anda diberikan kebebasan memilih nama apapun dengan akhiran tk. Misalkan jika Anda bernama Andi, terdapat kemungkinan alamat yang bisa Anda daftarkan adalah http://www.andi.tk. Namun ketersediaan alamat tersebut harus diperiksa terlebih dahulu. Jika ternyata telah digunakan oleh orang lain sebelumnya, maka Anda harus mencari alternatif yang lain. Terdapat 5 (lima) langkah untuk mendaftarkan domain yang diinginkan. Langkah pertama adalah memeriksa kemungkinan alamat yang diinginkan pada halaman depan situs dot.tk. Jika ternyata belum digunakan oleh orang lain, maka Anda dapat menggunakannya. Kemudian Anda juga akan diminta untuk memilih opsi layanan gratis atau berbayar. Jika gratis, maka tidak sepeserpun uang yang akan dipungut dari Anda. Namun bila berbayar, Anda akan dipungut biaya 9,95 dolar Amerika setiap tahunnya dengan fasilitas kebebasan dalam menambahkan jumlah sub domain pada setiap alamatnya.
Selanjutnya Anda akan diminta mengisi informasi mengenai jati diri Anda meliputi lokasi negara, alamat website aktual yang akan diakses ketika alamat tersebut dikunjungi, penggunaan kata kunci untuk mempermudah pencarian, alamat surat menyurat dan e-mail. Jangan salah dalam menuliskan alamat e-mail di formulir pendaftaran karena surat yang berisi konfirmasi dari dot.tk akan dikirim ke alamat e-mail tersebut. Tanpa e-mail tersebut, Anda tidak dapat me-registrasi alamat yang telah dipilih. Dalam waktu kurang dari 30 menit, Anda sudah dapat memiliki alamat internet yang Anda inginkan.

V3.com
V3.com merupakan salah satu dari sejumlah penyedia layanan free domain yang mampu bertahan sampai saat ini. Selain alamat gratis, V3 juga memberikan layanan web hosting, blog, album foto, dan game online. Semuanya dapat dimanfaatkan tanpa dipungut biaya. Sejak tahun 1996, V3 telah memberikan layanan alamat internet yang gratis dan terus menambahkan variasi alamat yang disediakan. Beberapa alamat yang ditawarkan antara lain all.to, back.to, browse.to, connect.to, flying.to, mypage.org, run.to, dan masih banyak lagi. Jika Anda bernama Andi dan memilih domain run.to, maka alamat yang akan Anda peroleh adalah www.andi.run.to. Meskipun tidak sependek nama domain komersial yang diinginkan, nama tersebut cukup mudah diingat dan tetap menampilkan jati diri Anda di dalam penulisan alamatnya.
Untuk bisa membuat sebuah alamat di V3.com, Anda diminta melalui 4 langkah sederhana, yaitu memeriksa kemungkinan nama yang tersedia dan dapat digunakan beserta batas waktu penggunaannya, memilih tambahan produk yang disediakan V3.com, serta mengisi informasi tentang jati diri Anda. Selanjutnya setelah proses tersebut selesai dikerjakan, Anda akan memperoleh email yang berisi konfirmasi persetujuan atas alamat yang dipilih. Apabila dibandingkan dengan dot.tk, lama waktu pengiriman email konfirmasi dari V3.com tergolong cukup lama. Selain itu, pemanfaatan alamat tersebut secara gratis hanya dibatasi sampai 1 tahun saja.

Di samping dot.tk dan V3.com, sebetulnya masih banyak situs yang menyediakan layanan sejenis antara lain www.freedomain.co.nr yang memberikan domain dengan akhiran co.nr, atau www.port5.com yang memberikan alamat internet dengan format nama-anda.port5.com. Dengan banyaknya variasi tersebut, semua pilihan kembali kepada Anda. Anda bebas memilih alamat internet yang gratis sesuai dengan keinginan.

CONTOH LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) TIK

PEMANFAATAN MEDIA PROYEKTOR DI LABORATORIUM KOMPUTER DALAM MEMBIMBING SISWA KELAS VIII A MENGENAI CARA MEMBUAT TABEL MENGGUNAKAN PROGRAM PENGOLAH KATA (MICROSOFT WORD)

ABSTRAK
Proses pembelajaran Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) cenderung lebih banyak menggunakan tempat di laboratorium komputer daripada di dalam ruang kelas. Agar pembelajaran TIK di ruang laboratorium komputer menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan, maka perlu dipilh media yang tepat yang dapat digunakan dalam ruang laboratorium komputer, sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat mudah tercapai. Maka penulis perlu mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul Pemanfaatan Media Proyektor di Laboratorium Komputer Dalam Membimbing Siswa Kelas VIII A Mengenai Cara Membuat tabel Menggunakan Program Pengolah Kata (Microsoft Word).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji seberapa besar manfaat media proyektor mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa apabila digunakan sebagai media pembelajaran di ruang laboratorium komputer.
Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga kelompok kegiatan yang meliputi kegiatan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. . Langkah-langkah yang diterapkan dalam tindakan kelas menggunakan media pembelajaran berupa proyektor tersebut yaitu guru memberi contoh cara membuat tabel dengan menggunakan komputer yang disorotkan dengan proyektor (LCD) ke layar di depan kelas dengan cara langkah demi langkah. Setiap satu langkah yang diterangkan guru langsung dipraktekkan oleh siswa dengan prinsip siswa menirukan seperti apa yang dicontohkan guru. Dengan demikian praktek dengan cara meniru contoh yang sudah ada akan lebih mudah daripada hanya diterangkan dengan metode ceramah atau hanya dengan kata-kata saja.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran proyektor terjadi adanya peningkatan minat dan prestasi belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari ulangan melalui pos test Kelas VIII A setelah diberi pelajaran dengan menggunakan media proyektor memperoleh nilai rata-rata kelas 90,85. Dari hasil isian angket yang diberikan kepada 39 siswa yang masuk pada hari itu dimintai tanggapannya mengenai proses belajar mengajar menggunakan media proyektor ternyata dari 39 siswa kelas VIII A tersebut diperoleh data bahwa 100% responden menyatakan bahwa diberi pelajaran guru dengan media proyektor lebih jelas dan mudah diingat. bahwa 100% responden menyatakan bahwa lebih berminat jika diajar guru dengan media proyektor. Sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa media proyektor sangat komunikatif dan sangat bermanfaat digunakan sebagai media pembelajaran di ruang laboratorium komputer dalam membimbing siswa mengenai cara membuat tabel menggunakan program pengolah kata (microsoft word).

BAB I dst selengkapnya bisa menghubungi 081913127080

Minggu, 10 Mei 2009

Membuat Soal Ulangan dengan Menggunakan Program Macromedia Flash 8

Mungkin Anda juga punya pengalaman tersendiri dalam mengajar TIK di sekolahnya masing-masing, begitujuga dengan kami. Waktu perama kali kami mengajar computer tahun 1996 di SMPN 1 Garut, kami merasa malas kalau harus dihadapkan memeriksa soal-soal ulangan siswa apalagi kalau jumlah siswanya banyak sampai ratusan begitu. Dulu kami pernah mengalami seperti itu, dengan jumlah siswanya sampai 1400-san dan jumlah pengajarnya hanya satu. Jadi selain harus mempersiapkan materi berbentuk tiori dan praktek, yang harus diberikan kepada siswa juga harus memperbaiki kerusakan CPU, monitor dan diskdrive ditambah harus memeriksa soal-soal siswa kalau sudah ulangan itu sangat merepotkan sekali.
Dari kronologis seperti itu kami mulai berfikir bagai mana supaya memperingan pekerjaan kami tersebut. Salah satunya yang pertama kami rancang yaitu membuat soal-soal ulangan dengan menggunakan computer jadi bila selesai siswa mengerjakan langsuang tampil nilainya. Dulu pada tahun 1997-an kami waktu membuat soal-soalnya menggunakan program Turbo Basic, dengan bentuk soal yang dibuat berupa pilihan ganda dan isian. Tetapi setelah pindah ke kota Sukabumi sekitar tahun 2000-an kami mencoba membuat soal-soal ulangan dengan menggunakan Turbo Pascal.
Karena dengan program Turbo Basic dan Turbo Pascal sangat sulit untuk membuat soal yang ada gambarnya, kemudian sekitar tahun 2005 kami mencoba membuat soal-soal ulangan dengan menggunakan program Macromedia Captivate. Dengan mengunakan program tersebut (MC) sangat kumplit sekali fasilitas dan bentuk soal yang dapat kita buat. Tapi ada juga kekurangannya waktu dicoba dikomputer Pentium dengan spesifikasi processor 100Mhz, 16MB Ram lambat dalam proses tampilannya, tetapi kalau diatas Pentium II sudah cepat tampilannya.
Dengan kemajuan jaman dan program yang ada, sekitar tahun 2006 kami mencoba membuat soal-soal ulangan dengan menggunakan program Macromedia Flash 8, ternyata hasil compilernya bisa dibuka dikomputer dibawah Pentium satu dengan cepat tampilannya. Tapi ada juga kelemahannya untuk mempelajari programnya lumayan sulit bila dibandingkan dengan menggunakan program Captivate. Kelebihannya tadi bisa dibuka dikomputer di bawah Pentium I, dan kelebihan lainya memang masih banyak diantaranya membuat soal tidak perlu membongkat script, karena untuk membuat soal-soalnya bisa kita kerjakan dalam Notepad.

Contoh soal yang dibuat dengan menggunakan Program Captivate

contoh1
Contoh soal yang dibuat dengan menggunakan Program Flash
contoh2

Jaringan Komputer dalam Lingkungan Kita Sendiri

INTRANET

Secara harafiah, kata intranet terbagi menjadi dua bagian yaitu intra yang berarti “di dalam” dan kata net yang berarti “jaringan” (computer). Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa intranet adalah jaringan computer yang khusus untuk penggunaan pada lingkungan di dalam batasan suatu organisasi.

Sedangkan jika dilihat dari sudut teknisnya, intranet didefinisikan sebagai penggunaan teknologi Internet dan WWW (Word Wide Web) di dalam sebuah jaringan computer local.

Jika kita pernah memakai internet, pasti kita telah tahu kemampuannya dalam mencari dan menjelalahi informasi. Dengan sarana antarmuka grafis yang menarik, pemakai tinggal menunjuk dan mengklik gambar atau teks pada layer (yang disebut dengan link) untuk membanyanya ketempat yang diinginkan. Begitupun dalam mengambil atau mengirim suatu dokumen. Para pemakai tinggal menentukan alamat penerima, meng-klik beberapa tombol, lalu apa yang diinginkan sampai di tempat tujuan dalam waktu singkat dengan mudah.

Apapun yang bisa kita lakukan dalam internet dapat pula dilakukan dalam intranet. Diantaranya menjelajahi halaman-halaman web, mengirimkan surat elektronik (e-mail), mengakses file-file multimedia (gambar, suara dan video), mengirim dan mengambil dokumen atau program dengan FTP (file transfer protocol), membuat sarana diskusi Newsgroup, dan sebagainya.

Jaringan computer secara local dibagi menjadi 3 kelompok, diantaranya:

1. Jaringan computer berdasarkan area
2. Jaringan computer berdasarkan tipe
3. Jaringan computer berdasarkan arsitektur/topologi

Jaringan Komputer Berdasarkan Area

Didalam membangun sebuah jaringan computer yang besar, ada beberapa jenis jaringan yang dikelompokan berdasarkan keluasan area dan jumlah computer yang digunakan. Jenis-jenisnya antara lain LAN (Local Area Network), MAN (Medium Area Network), dan WAN (Wide Area Network).

Ketiga kelompok system jaringan tersebut dibedakan berdasarkan besar kecilnya workstation yang menjadi anggota di dalamnya. Selain itu pengelompokannya didasarkan atas letak dan posisi dari workstation yang terhubung pada jaringan.
1. Local Area Network (LAN)

LAN merupakan arsitektur jaringan yang hanya terdiri dari beberapa computer. Arsitektur ini merupakan jenis yang paling sederhana dari jenis arsitektur yang lainnya. Pada arsitektur jenis LAN, computer yang terhubung sangat sedikit. Ada yang menyebutkan bahwa jenis jaringan ini rata-rata komputernya di bawah 50 workstation (PC yang terhubung pada jaringan) dalam satu jaringan LAN. Tetapi bila kita memiliki dua unit computer yang terhubung satu sama lain, kedua computer itu dapat dikatakan sudah terhubung kedalam system jaringan LAN.Karena antara computer tersebut sudah dapat melakukan komunikasi, seperti sharing data maupun menggunakan sumber daya printer secara bersama-sama.

Biasanya, luas wilayah untuk pemasangan LAN dapat mencapai luas area 1 km2. Dan disesuaikan juga dengan penggunaan perangkat keras jaringan yang diperbolehkan diantaranya maksimal untuk menguatkan sinyal haya sampai 5 penguat sinyal pada jaringan tersebut.

LAN umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel, seperti UTP (unshielded twister pair), kabel koaksial, ataupun kabel serat optic. Selain itu ada juga jaringan yang tidak menggunakan kabel yang disebut dengan Wireless LAN (WLAN), atau LAN tanpa kabel. Kecepatan lan berkisar antara 10 Mbps sampai 1 Gbps.

Keuntungan menggunakan jaringan LAN adalah sebagai berikut:

1. Pertukaran file dapat dilakuan dengan mudah.
2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing)
3. File-file data dapat disimpan pada server sehingga dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuriti dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
4. File data yang keluar atau yang masuk dapat dikontrol.
5. Proses backup data lebih mudah dan cepat.
6. Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil.
7. Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail dan chatting.
8. Apabila satu klient/server terhubung dengan modem maka semua sebagai atau sebagaian computer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan internet atau mengirimkan faks melalui satu modem.

2. Medium Area Network (MAN)

Medium Area Network ada juga yang menyebutkan Metropolitan Area Network, merupakan arsitektur computer yang kapasitas komputernya lebih banyak daripada model LAN. Arsitektur ini disebut medium karena computer yang terhubung tidak hanya berada dalam satu tempat atau satu ruangan saja. Jaringan disebut jenis MAN apabila menghubungkan dua buah gedung yang sama-sama memiliki jaringan local (LAN).

MAN dapat diartikan sebagai arsitektur jaringan yang di dalamnya terdapat dua atau lebih jaringan LAN yang dihubungkan menjadi satu. Pada jaringan computer jenis MAN, workstation yang berada bisa antar lantai pada satu gedung, atau antargedung ataupun antar kota dapat melakukan koneksi.

MAN sangat cocok diterapkan untuk membangaun jaringan antarkantor yang letaknya berdekatan atau antarperguruantinggi, bisa juga antarsekolah dan berada di dalam kota yang sama. Jarinagn ini umumnya menggunakan media untuk transmisinya dengan gelombang mikro atau gelombang radio. Namun, ada juga yang menggunakan jalur sewa (leased line).

Keuntungan menggunakan jaringan MAN adalah sebagai berikut:

1. Pertukaran data dan informasi bisa lebih cepat dan akurat.
2. Pengembangan dalam bidang ilmu pengetahun untuk sebuah perguruan tinggi atau sekolah-sekolah.
3. Komunikasi antarperguruan tinggi atau sekolah atau karyawan pada sebuah kantor bisa dengan e-mail atau chatting.
4. Proses backup data dari berbagai tempat lebih mudah dan cepat.
5. Dapat membuat sarana diskusi untuk perguruan tinggi atau sekolah-sekolah.
6. Dapat dijadikan sebagai alat untuk mempersatukannya kekompakan karyawan atau mahasiswa dan siswa.
7. Dapat dijadikan sebagai sarana promosi yang tepat dan cepat.
8. Dapat menggunakan program aplikasi atau permainan secara bersama-sama.

3. Wide Area Network (WAN)

Bila kita perhatikan dari kata Wide yang mempunyai arti luas, maka bila kita bandingkan system jaringan WAN dengan jaringan LAN atau MAN, maka jaringan ini mempunyai akses yang sangat luas sekali. Bisa jangkauanya mencakup wilayak antarkota, antarprovinsi, antarnegara, bahkan bisa juga antarbenua.
Pada jenis jaringan ini bisa juga dikatakan sebuah jaringan LAN dan MAN yang dihubung-hubungkan membentuk sebuah jaringan yang sangat besar sekali. Ada juga yang mengatakan jaringan wan ini disebut juga jaringan internet. Karena bila dilihat dari jangkauan dan besarnya sebuah jaringan yang sangat banyak sekali untuk workstationnya maka dapat juga dikatakan sebagai jaringan internet, tetapi tetap juga dibatasi dengan mengatasnamakan sebuah perusahan atau lembaga tertentu. Contohnya saja yang sudah menggunakan jaringan WAN perbankkan. Untuk menghubungkan semua ATM yang tersebar diseluruh Indonesia semua sudah terkoneksi dalam satu jaringan terutama yang diberi logo Link, artinya siapapun yang akan mengambil uang maka bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Dengan menggunakan jaringan WAN, sebuah Bank yang ada di Jakarta bisa menghubungi kantor cabang yang ada di Hongkong dengan waktu yang sangat cepat dan singkat. Biasanya simtem instali dari wan lebih rumit dan lebih komplek. Untuk transmisi data dan komunikasi jarak jauhnya biasanya dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut ada juga dengan menggunakan jalur telepon.

Keuntungan menggunakan jaringan Wan adalah sebagai berikut:

1. Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
2. Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail dan chatting.
3. Dokumen atau file yang biasanya dikirim lewat faks ataupun paket pos dapat dikirim melalui e-mail dan transfer file dari atau kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relative murah dan dalam waktu yang sangat cepat.
4. Pooling data dan updating data antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan

Bila kita simpulkan dari manfaat penggunaan jaringan computer untuk sebuah perusahaan adalah:

1. Dapat mempermudah untuk melakukan transaksi pembayaran, contoh bayar tagihan rekening listrik, telepon, atau pembayaran belanja disuper market.
2. Menghemat biaya pengeluaran baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak.
3. Menghemat biaya operasional pemeliharan perangkat.
4. Meng efesiensikan semua perangkat-perangkat yang ada pada jaringan.
5. Meningkatkan kuwalitas dan mempercepat pelayanan pada masyarakat.

Sedangkan bila kita lihat manfaat sebuah jaringan untuk perguruan tinggi atau sekolah:
1. Saling bertukar informasi yang terutama melakukan penelitian.
2. Bisa saling bertukar pikiran atau tempat diskusi.
3. Untuk mencari dan menambah teman baru.
4. Untuk menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan
Jaringan Komputer Berdasarkan Tipe

Menurut fungsi computer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan computer dapat dibedakan menjadai dua tipe, yaitu:
1. Jaringan peer to peer
2. Jaringan client – server
Jaringan peer to peer

Pada jaringan peer to peer setiap koputer yang terhubnung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan computer-komputer lain secara langsung tanpa melalui computer perantara. Pada jaringan tipe ini sumber daya computer terbagi pada seluruh computer yang terhubung dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya.

Dengan melihat kemampuan seperti di atas maka tipe jaringan ini computer mampu untuk bekerja sendiri sebagai computer stand alone. Untuk membangun jaringan computer seperti ini harus computer yang mempunyai kemampuan yang setara, ena keamanan dalam jaringan diatur dan dikontrol oleh masing-masing computer dalam jarinagn tersebut.

Gambar Tipe Jaringan Peer to Peer

Bila kita diperhatikan dari sekema gambar jaringan peer to peer, bahwa masing-masing computer dalam sebuah jaringan terhubung langsung keseluruh computer yang terhubung kesebuag jaringan tersebut.
Jaringan Client – Server

Pada jaringan Client-server terdapat sebuah computer yang berfungsi sebagai computer server (pusat), sedangkan computer yanag lainnya disebut sebagai computer klient. Sesuai namanya maka computer server berfungsi dan bertugas sebagai melayani seluruh computer klient yang terhubung kedalam jaringan. Adapun bentuk pelayanan yang dapat diberikan oleh computer server diantaranya:

1. Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama-sama pada computer klient.
2. Print sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama.
3. Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data dan system aplikasi yang ada.
4. Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan.
5. Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan.

Gambar Tipe Jaringan Klient – server

Pada sebuah jaringan computer dimungkinkan untuk digunakan lebih dari satu computer server, bahkan dengan kemampuan dan fasilitas yang berbeda. Dalam sebuah jaringan ini biasanya untuk kemputer klient menggunakan spesipikasi dan kemampuan lebih rendah dari computer server.
Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi

Arsitektur sebuah jaringan computer dibedakan menjadi arsitektur fisik dan arsitektur logic. Arsitektur fisik berkaitan dengan susunan fisik sebuah jaringan computer, biasanya disebut topologi jaringan. Sedangkan arsitektur logic berkaitan dengan logika hubungan jaringan masing-masing computer dalam jaringan.

Bentuk-bentuk jaringan computer secara fisik adalah sebagai berikut:
1. Topologi Bus/linier
2. Topologi Ring/cingcin
3. Topologi Star/bintang
4. Topologi Hybrid.

Topologi Bus atau Linier

Topologi bus dulu merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan konektor T-Connector (yang terminatornya 50 ohm pada ujung network), maka computer atau perangkat jaringan lainnya dengan mudah untuk dihubungkan satu sama lain. Kesulitan dalam menggunakan kabel coaxial apakah benar-benar matching atau tida. Karena kalau tidak, akan merusak pada kartu jaringan NIC (network Interface Card) dan akan menghambat pada lalulintas data pada saat digunakan.

Topologi bus mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dengan terminator yang berfungsi untuk menutup aliran data dari kabel coaxial, sehingga tidak terjadi kebocoran data.
2. Paling sederhana dalam instalasinya, karena memiliki anggota workstationnya sedikit.
3. Biaya yang dikeluarkan sangat murah karena menggunakan satu kabel coaxial yang digunakan untuk semua workstation.
4. Transmisi sinyal yang dikirim dan diterima pada alat yang tersambung pada satu garis lurus, sehingga hanya bisa ditangkap oleh alat yang dituju, sehingga alat lain bukan tujuannya akan diabaikan.

Kelemahan dari topologi bus

1. Signal melewati satu kabel dengan 2 arah yang digunakan secara bersamaan maka dimungkinkan terjadinya collision (tambrakan data).
2. Jika salah satu segmen putus, maka seluruh jaringan akan terhenti (error).

Topologi Cincin atau Ring

Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan dalam sebuah kabel yang tertutup sehingga tidak perlu terminator, maka tidak akan terjadi kebocoran data. Kabel yang sering digunakan pada jenis topologi cincin ini adalah kabel coaxial.

Jenis topologi cincin sebenarnya merupakan pengembangan dari topologi bus. Pada topologi ini pada ujung kabel langsung dihubungkan lagi dengan ujung kabel yang satunya lagi, maka tidak diperlukan lagi sebuah terminator.

Sebagai ciri dari topologi cincin sebagai berikut:

1. Lingkaran tertutup yang terdiri dari node-node.
2. Sederhana dalam instalasinya, karena merupakan pengembangan dari topologi bus.
3. Media transmisinya dengan menggunakan kabel coaxial.
4. Tidak diperlukan terminator karena kedua ujungnya dihubungkan dengan ujung yang lain.
5. Transfer data dilakukan dalam satu arah, maka dapat menghindari terjadinya tabrakan data dalam jaringan
6. Dimungkinkan transfer data akan lebih cepat karena alirannya satu arah.

Kelemahan dari topologi cincin atau ring, bila ada satu segmen yang terputus maka dalam proses penguriman data akan gagal. Dikarenakan semua computer akan terhubung dalam satu kabel yang sepanjang kabel terdiri node-node.
Topologi Star atau Bintang

Topologi jaringan ini banyak digunakan diberbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan dalam jaringan. Panjang kabel yang digunakan bukan masalah lagi pada jaringan ini, karena selain bisa digunakan penguat sinyal bisa juga dengan menggunakan hub (switch) sebagai terminalnya.
Kenapa disebut dengan topologi bintang?, Bentuk seperti bintang karena dalam rancangannya memiliki node (titik) terpusat, yang kemudian dihubungkan dengan node-node atau wordstation yang lainnya. Media untuk transmisi datanya biasa dengan menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Alasan kenapa topologi bintang sering digunakan adalah sebagai berikut:

1. Sanggup memuat banyak workstation dalam satu jaringan.
2. Sangat jarang terjadi tabrakan data, kerena masing-masing computer mempunyai kabel tersendiri.
3. Transfer data akan lebih cepat, karena masing-masing memiliki satu kabel.
4. Bila satu workstation terputus maka computer lain tidak akan terganggu.
5. Bila ada satu computer error maka tidak akan terpengaruh pada semua computer.

Kekurangan dari topologi bintang adalah, sangat banyak dalam penggunaan kabel, karena masing-masing computer (workstation) harus mempunyai satu kabel yang langsung dihubungkan ke hub (switch).
Topologi Hybrid

Pada jenis topologi ini ada juga yang menyebutkan dengan jenis topologi tree atau pohon. Sebenarnya pada inti dari ketiga topologi di atas itu merupakan sebagai dasar dari dari topologi jaringan. Dalam topologi hybrid ini merupakan sebagai gabungan dua atau tiga dari jenis topologi bus, ring atau bintang.
Untuk menghubungkan dari kedua topologi yang berbeda maka diperlukan sebuah alat yang disebut dengan bridge. Maka dari semua bentuk topologi bisa saling berkomunikasi dan saling mengirimkan data.

Sedangkat arsitektur jaringan secara logika ada bermacam-macam, bahkan terus dikembangkan bentuk-bentuk jaringan baru. Bentk jaringan secara logika dilihat dari metode acces atau kecepatan dalam mentransmisikan data dalam sebuah jaringan tersebut. Beberapa bentuk jaringan computer secara logika adalah sebagai berikut:
1. Arsitektur ArcNet
2. Arsitektur Token Ring
3. Arsitektur Ethernet
4. Arsitektur FDDI
5. Arsitektur ATM, dan lain-lain

bersambung

Penelitian Tindakan Kelas Model LPM

Apakah Penelitian Tikdakan Kelas (PTK) itu ?

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam penelitian pembelajaran yang berkonteks kelas yang dilaksanakan oleh guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru, memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran dan mencobakan hal-hal baru pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran.
Berdasarkan jumlah dan sifat perilaku para anggotanya, PTK dapat berbentuk individual dan kaloboratif, yang dapat disebut PTK individual dan PTK kaloboratif. Dalam PTK individual seorang guru melaksanakan PTK di kelasnya sendiri atau kelas orang lain, sedang dalam PTK kaloboratif beberapa orang guru secara sinergis melaksanakan PTK di kelas masing-masing dan diantara anggota melakukan kunjungan antar kelas.

PTK memeliki sejumlah karakteristik sebagai berikut :

  1. Bersifat siklis, artinya PTK terlihat siklis-siklis (perencanaan, pemberian tindakan, pengamatan dan refleksi), sebagai prosedur baku penelitian.
  2. Bersifat longitudinal, artinya PTK harus berlangsung dalam jangka waktu tertentu (misalnya 2-3 bulan) secara kontinyu untuk memperoleh data yang diperlukan, bukan “sekali tembak” selesai pelaksanaannya.
  3. Bersifat partikular-spesifik jadi tidak bermaksud melakukan generalisasi dalam rangka mendapatkan dalil-dalil. Hasilnyapun tidak untuk digenaralisasi meskipun mungkin diterapkan oleh orang lain dan ditempat lain yang konteksnya mirip.
  4. Bersifat partisipatoris, dalam arti guru sebagai peneliti sekali gus pelaku perubahan dan sasaran yang perlu diubah. Ini berarti guru berperan ganda, yakni sebagai orang yang meneliti sekali gus yang diteliti pula.
  5. Bersifat emik (bukan etik), artinya PTK memandang pembelajaran menurut sudut pandang orang dalam yang tidak berjarak dengan yang diteliti; bukan menurut sudut pandang orang luar yang berjarak dengan hal yang diteliti.
  6. Bersifat kaloboratif atau kooperatif, artinya dalam pelaksanaan PTK selalu terjadi kerja sama atau kerja bersama antara peneliti (guru) dan pihak lain demi keabsahan dan tercapainya tujuan penelitian.
  7. Bersifat kasuistik, artinya PTK menggarap kasus-kasus spesifik atau tertentu dalam pembelajaran yang sifatnya nyata dan terjangkau oleh guru; menggarap masalah-masalah besar.
  8. Menggunakan konteks alamiah kelas, artinya kelas sebagai ajang pelaksanaan PTK tidak perlu dimanipulasi dan atau direkayasa demi kebutuhan, kepentingan dan tercapainya tujuan penelitian.
  9. Mengutamakan adanya kecukupan data yang diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian, bukan kerepresentasifan (keterwakilan jumlah) sampel secara kuantitatif. Sebab itu, PTK hanya menuntut penggunaan statistik yang sederhana, bukan yang rumit.
  10. Bermaksud mengubah kenyataan, dan situasi pembelajaran menjadi lebih baik dan memenuhi harapan, bukan bermaksud membangun teori dan menguji hipotesis.

Tujuan PTK sebagai berikut :

  1. Memperbaiki dan meningkatkan mutu praktik pembelajaran yang dilaksanakan guru demi tercapainya tujuan pembelajaran.
  2. Memperbaiki dan meningkatkan kinerja-kinerja pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru.
  3. Mengidentifikasi, menemukan solusi, dan mengatasi masalah pembelajaran di kelas agar pembelajaran bermutu.
  4. Meningkatkan dan memperkuat kemampuan guru dalam memecahkan masalah-masalah pembelajaran dan membuat keputusan yang tepat bagi siswa dan kelas yang diajarnya.
  5. Mengeksplorasi dan membuahkan kreasi-kreasi dan inovasi-inovasi pembelajaran (misalnya, pendekatan, metode, strategi, dan media) yang dapat dilakukan oleh guru demi peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran.
  6. Mencobakan gagasan, pikiran, kiat, cara, dan strategi baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran selain kemampuan inovatif guru.
  7. Mengeksplorasi pembelajaran yang selalu berwawasan atau berbasis penelitian agar pembelajaran dapat bertumpu pada realitas empiris kelas, bukan semata-mata bertumpu pada kesan umum atau asumsi.

Manfaat PTK

  1. Menghasilkan laporan-laporan PTK yang dapat dijadikan bahan panduan guru untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu hasil-hasil PTK yang dilaporkan dapat menjadi bahan artikel ilmiah atau makalah untuk berbagai kepentingan, antara lain disajikan dalam forum ilmiah dan dimuat di jurnal ilmiah.
  2. Menumbuhkembangkan kebiasaan, budaya, dan atau tradisi meneliti dan menulis artikel ilmiah di kalangan guru. Hal ini telah ikut mendukung professionalisme dan karir guru.
  3. Mampu mewujudkan kerja sama, kaloborasi, dan atau sinergi antar-guru dalam satu sekolah atau beberapa sekolah untuk bersama-sama memecahkan masalah pembelajaran dan meningkatkan mutu pembelajaran.
  4. Mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menjabarkan kurikulum atau program pembelajaran sesuai dengan tuntutan dan konteks lokal, sekolah, dan kelas. Hal ini memperkuat dan relevansi pembelajaran bagi kebutuhan siswa.
  5. Dapat memupuk dan meningkatkan keterlibatan , kegairahan, ketertarikan, kenyamanan, dan kesenangan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas yang dilaksanakan guru. Hasil belajar siswa pun dapat meningkatkan.
  6. Dapat mendorong terwujudnya proses pembelajaran yang menarik, menantang, nyaman, menyenangkan, dan melibatkan siswa karena strategi, metode, teknik, dan atau media yang digunakan dalam pembelajaran demikian bervariasi dan dipilih secara sungguh-sungguh.

Prosedur Pelaksanaan PTK

  1. Menyusun proposal PTK. Dalam kegiatan ini perlu dilakukan kegiatan pokok, yaitu; (1) mendeskripsikan dan menemukan masalah PTK dengan berbagai metode atau cara, (2) menentukan cara pemecahan masalah PTK dengan pendekatan, strategi, media, atau kiat tertentu, (3) memilih dan merumuskan masalah PTK baik berupa pertanyaan atau pernyataan sesuai dengan masalah dan cara pemecahannya, (4) menetapkan tujuan pelaksanaan PTK sesuai dengan masalah yang ditetapkan, (5) memilih dan menyusun persfektif, konsep, dan perbandingan yang akan mendukung dan melandasi pelaksanaan PTK, (6) menyusun siklus-siklus yang berisi rencana-rencana tindakan yang diyakini dapat memecahkan masalah-masalah yang telah dirumuskan, (7) menetapkan cara mengumpulkan data sekaligus menyusun instrumen yang diperlukan untuk menjaring data PTK, (menetapkan dan menyusun cara-cara analisis data PTK.
  2. Melasanakan siklus (rencana tindakan) di dalam kelas. Dalam kegiatan ini diterapkan rencana tindakan yang telah disusun dengan variasi tertentu sesuai dengan kondisi kelas. Selama pelaksanaan tindakan dalam siklus dilakukan pula pengamatan dan refleksi. baik pelaksanaan tindakan, pengamatan maupun refleksi dapat dilakukan secara beiringan, bahkan bersamaan. Semua hal yang berkaitan dengan hal diatas perlu dikumpulkan dengan sebaik-baiknya.
  3. Menganalisis data yang telah dikumpulkan baik data tahap perencanaan, pelaksnaan tindakan, pengamatan, maupun refleksi. Analisis data ini harus disesuaikan dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Hasil analisis data ini dipaparkan sebagai hasil PTK. Setelah itu, perlu dibuat kesimpulan dan rumusan saran.
  4. Menulis laporan PTK, yang dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan menganalisis data. Dalam kegiatan ini pertama-tama perlu ditulis paparan hasil-hasil PTK. Paparan hasil PTK ini disatukan dengan deskripsi masalah, rumusan masalah, tujuan, dan kajian konsep atau teoritis. Inilah laporan PTK.

Implementasi PTK

  1. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pembelajaran apabila diimplementasikan dengan baik dan benar.
  2. Diimplementasikan dengan baik di sini berarti pihak yang terlibat (dosen dan guru) mencoba dengan sadar mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara cermat mengamati pelaksanaannya untuk mengukur tingkat keberhasilannya.
  3. Diimplementasikan dengan benar berarti sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian tindakan.
  4. Makalah ini membahas bagaimana implementasi penelitian tindakan kelas untuk peningkatan kualitas pembelajaran yang mencakup diagnosis dan penetapan masalah yang ingin diselesaikan, bentuk dan skenario tindakan, pengembangan instrumen untuk mengukur kebehasilan tindakan, serta prosedur analisis dan interpretasi data penelitian.

A. Diagnosis dan Penetapan Masalah

Masalah PTK yang merupakan penelitian kolaborasi antara dosen dan guru di sekolah hendaknya berasal dari persoalan-persoalan praktis yang dihadapi guru di kelas. Oleh karena itu, diagnosis masalah hendaknya tidak dilakukan oleh dosen lalu “ditawarkan” kepada guru untuk dipecahkan tetapi sebaiknya dilakukan bersama-sama oleh dosen dan guru. Pada kenyataannya dosen dapat mengajak guru untuk berkolaborasi melakukan PTK dan menanyakan masalah-masalah apa yang dihadapi guru yang mungkin dapat diteliti melalui PTK. Guru yang telah berpengalaman melakukan penelitian tindakan kelas mungkin dapat langsung mengatakan permasalahan yang dihadapinya yang mungkin dapat diteliti bersama dan kemudian membahas masalah tersebut dengan dosen.
Lain halnya dengan guru yang belum berpengalaman dalam PTK. Guru tersebut mungkin belum dapat secara langsung mengemukakan permasalahan yang mungkin dapat diteliti bersama dosen. Dalam hal ini dosen perlu meminta izin kepada guru untuk hadir di kelas dan mengamati guru mengajar. Setelah pembelajaran berakhir dosen dapat terlebih dahulu menanyakan kepada guru masalah apa yang dirasakan guru pada saat pembelajaran sebelum mengusulkan salah satu permasalahan yang dipikirkan dosen. Dosen baru-boleh mengajukan permasalahan bila guru tidak dapat mendeteksi adanya masalah di kelasnya.
Di dalam mendiagnosis masalah untuk PTK ini guru dan dosen harus ingat bahwa tidak semua topik penelitian dapat diangkat sebagai topik PTK. Hanya masalah yang dapat “dikembangkan berkelanjutan” dalam kegiatan harian selama satu semester atau satu tahun yang dapat dipilih menjadi topik. “Dikembangkan berkelanjutan” berarti bahwa setiap waktu tertentu, misalnya 2 minggu atau satu bulan, rumusan masalahnya, atau hipotesis tindakannya, atau pelaksanaannya sudah perlu diganti atau dimodifikasi. Dalam kegiatan di kelas, guru dapat mencermati masalah-masalah apa yang dapat dikembangkan berkelanjutan ini dalam empat bidang yaitu yang berkaitan dengan pengelolaan kelas, proses belajar-mengajar, pengembangan/penggunaan sumber-sumber belajar, maupun sebagai wahana peningkatan personal dan profesional.
PTK yang dikaitkan dengan pengelolaan kelas dapat dilakukan dalam rangka: 1) meningkatkan kegiatan belajar-mengajar, 2) meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar, 3) menerapkan pendekatan belajar-mengajar inovatif, dan 4) mengikutsertakan pihak ketiga dalam proses belajar-mengajar. PTK yang dikaitkan dengan proses belajar mengajar dapat dilakukan dalam rangka: 1) menerapkan berbagai metode mengajar, 2) mengembangkan kurikulum, 3) meningkatkan peranan siswa dalam belajar, dan 4) memperbaiki metode evaluasi. PTK yang dikaitkan dengan pengembangan/penggunaan sumber-sumber belajar dapat dilakukan dalam rangka pengembangan pemanfaatan 1) model atau peraga, 2) sumber-sumber lingkungan, dan 3) peralatan tertentu. PTK sebagai wahana peningkatan personal dan profesional dapat dilakukan dalam rangka 1) meningkatkan hubungan antara siswa, guru, dan orang tua, 2) meningkatkan “konsep diri” siswa dalam belajar, 3) meningkatkan sifat dan kepribadian siswa, serta 4) meningkatkan kompetensi guru secara profesional. Jadi, masalah penelitian yang dipilih hendaknya memenuhi kriteria “dapat diteliti”, dapat “ditindaki”, dan “ditindaklanjuti”. Contoh permasalahan ada di Lampiran 1.
Dari sekian banyak kemungkinan masalah, guru bersama dosen perlu mendiagnosis masalah apa atau masalah mana yang perlu diprioritaskan pemecahannya dalam penelitian yang akan dilakukan bersama itu. Penetapan masalah hendaknya dilakukan bersama oleh dosen dan guru setelah menganalisis seluruh pilihan masalah, minat, dan keinginan guru serta dosen (bersama) untuk memecahkan salah satu atau beberapa di antaranya. Penetapan masalah ini ditandai dengan penentuan permasalahan yang akan diteliti dan perumusan fokus masalahnya. Rumusan fokus masalah yang mungkin ditetapkan bersama antara guru dan dosen dapat berupa rumusan sebagai berikut: Bagaimana membelajarkan siswa materi tertentu agar siswa mau dan mampu belajar?

Masalah-masalah lain yang mungkin dihadapi guru dapat berupa:

  • Bagaimana meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk belajar? yang “ideal” itu dapat meningkatkan antusiasme siswa sehingga mereka sepertinya “tidak sabar” menunggu-nunggu datangnya jam pelajaran yang dibina oleh guru tersebut;
  • Bagaimana mengajak siswa agar di kelas mereka benar-benar aktif belajar (aktif secara mental maupun fisik, aktif berpikir)?
  • Bagaimana menghubungkan materi pembelajaran dengan lingkungan kehidupan siswa sehari-hari agar mereka dapat menggunakan pengetahuan dan pemahamannya mengenai materi itu dalam kehidupan sehari-hari dan tertarik untuk mempelajarinya karena mengetahui manfaatnya?
  • Bagaimana memilih strategi pembelajaran yang paling tepat untuk membelajarkan materi?
  • Bagaimana melaksanakan pembelajaran kooperatif?
  • Striger (2004) memberikan arahan untuk memfokuskan penelitian dengan jelas setelah melakukan refleksi mengenai apa yang terjadi yang memunculkan masalah dan apa isu serta peristiwa yang terkait dengan masalah. Isu atau masalah itu harus dinyatakan dalam bentuk pertanyaan yang dapat diteliti dan diidentifikasi tujuan meneliti masalah tersebut.
  • Isu atau topik yang ingin diteliti: Definisikan apa isu atau peristiwa yang menimbulkan permasalahan.
  • Masalah penelitian: Nyatakan isu sebagai suatu masalah.
  • Rumusan masalah: Tuliskan masalah dalam bentuk pertanyaan.
  • Tujuan penelitian eskripsikan apa yang diharapkan dapat diperoleh dengan meneliti masalah ini.
  • Misalnya dipilih masalah sebagai berikut.
  • Isu : Siswa kurang aktif di kelas, cenderung tidak pernah mengajukan pertanyaan dalam pembelajaran. Guru sering memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tetapi hampir tidak ada siswa yang bertanya.
  • Masalah : Siswa perlu digalakkan untuk aktif dalam kelas, aktif secara utuh (sedapat mungkin “hands on” atau “minds on”, bahkan juga kalau mungkin “hearts on”).
  • Fokus masalah: Bagaimana meningkatkan partisipasi siswa dalam kelas?
  • Rumusan masalah PTK yang lengkap biasanya berupa suatu pertanyaan dalam bentuk “Masalah apa yang terjadi di kelas, bagaimana upaya mengatasinya, apa tindakan yang dianggap tepat untuk itu, di kelas, dan sekolah mana hal itu terjadi?”
  • Contoh fokus masalah (rumusan masalah yang belum dilengkapi dengan tindakan dan lokasi penelitian): Bagaimana peningkatan partisipasi siswa dalam kelas, baik secara “hands on”, “minds on” maupun “hearts on” ?
  • Tujuan penelitian: Merupakan jawaban terhadap masalah penelitian.
  • Contoh tujuan (yang belum dilengkapi dengan tindakan dan lokasi penelitian):
  • Meningkatkan partisipasi siswa dalam kelas, baik secara “hands on”, “minds on” maupun “hearts on”.
  • Setelah ditetapkan fokus masalah seperti itu, dosen dan guru berdiskusi mengadakan gagas pendapat mengenai tindakan apa saja yang dapat dipilih untuk memecahkan masalah.

B. Bentuk dan Skenario Tindakan

  • Gagas pendapat mengenai tindakan apa saja yang dapat memecahkan masalah yang dihadapi akan menghasilkan banyak alternatif tindakan yang dapat dipilih.
  • Dosen dan guru perlu membahas bentuk dan macam tindakan (atau tindakan-tindakan) apa yang kira-kira paling dikehendaki untuk dicoba dan dilaksanakan dalam kelas.
  • Bentuk dan macam tindakan ini kemudian dimasukkan dalam judul usulan penelitian yang akan disusun bersama oleh dosen dan guru.
  • Tindakan yang dipilih dapat disebutkan sebagai suatu nama tindakan (misalnya penugasan siswa membaca materi pelajaran 10 menit sebelum pembelajaran) atau dalam bentuk penggunaan salah satu bentuk media pembelajaran (misalnya penggunaan peta konsep, penggunaan lingkungan sekitar sekolah, penggunaan sungai, dan seterusnya), atau dapat pula dalam bentuk suatu strategi pembelajaran (misalnya strategi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw atau STAD atau TGT atau GI, strategi pembelajaran berbasis masalah dan seterusnya). Contoh tindakan untuk rumusan masalah di atas: problem posing .
  • Bagaimana tindakan tersebut akan dilaksanakan dalam PTK perlu direncanakan dengan cermat. Perencanaan pelaksanaan tindakan ini dituangkan dalam bentuk Rencana Pembelajaran (RP) atau dalam bentuk Skenario Pembelajaran. Dalam makalah ini dilampirkan (Lampiran 2) contoh salah satu RP untuk pembelajaran dengan Problem Posing (Chotimah dkk., 2005).

C. Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Keberhasilan Tindakan

Instrumen yang diperlukan dalam penelitian tindakan kelas (PTK) haruslah sejalan dengan prosedur dan langkah PTK. Instrumen untuk mengukur keberhasilan tindakan dapat dipahami dari dua sisi yaitu sisi proses dan sisi hal yang diamati.
1. Dari sisi proses
Dari sisi proses (bagan alirnya), instrumen dalam PTK harus dapat menjangkau masalah yang berkaitan dengan input (kondisi awal), proses (saat berlangsung), dan output (hasil).
a. Instrumen untuk input
Instrumen untuk input dapat dikembangkan dari hal-hal yang menjadi akar masalah beserta pendukungnya. Misalnya: akar masalah adalah bekal awal/prestasi tertentu dari peserta didik yang dianggap kurang. Dalam hal ini tes bekal awal dapat menjadi instrumen yang tepat. Di samping itu, mungkin diperlukan pula instrumen pendukung yang mengarah pada pemberdayaan tindakan yang akan dilakukan, misalnya: format peta kelas dalam kondisi awal, buku teks dalam kondisi awal, dst.
b. Instrumen untuk proses
Instrumen yang digunakan pada saat proses berlangsung berkaitan erat dengan tindakan yang dipilih untuk dilakukan. Dalam tahap ini banyak format yang dapat digunakan. Akan tetapi, format yang digunakan hendaknya yang sesuai dengan tindakan yang dipilih.
c. Instrumen untuk output
Adapun instrumen untuk output berkaitan erat dengan evaluasi pencapaian hasil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Misalnya: nilai 75 ditetapkan sebagai ambang batas peningkatan (pada saat dilaksanakan tes bekal awal, nilai peserta didik berkisar pada angka 50), maka pencapaian hasil yang belum sampai pada angka 75 perlu untuk dilakukan tindakan lagi (ada siklus berikutnya).

2. Dari sisi Hal yang Diamati
Selain dari sisi proses (bagan alir), instrumen dapat pula dipahami dari sisi hal yang diamati. Dari sisi hal yang diamati, instrumen dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu: instrumen untuk mengamati guru (observing teachers), instrumen untuk mengamati kelas (observing classroom), dan instrumen untuk mengamati perilaku siswa (observing students) (Reed dan Bergermann,1992).
a. Pengamatan terhadap Guru (Observing Teachers)
Pengamatan merupakan alat yang terbukti efektif untuk mempelajari tentang metode dan strategi yang diimplementasikan di kelas, misalnya, tentang organisasi kelas, respon siswa terhadap lingkungan kelas, dsb. Salah satu bentuk instrumen pengamatan adalah catatan anekdotal (anecdotal record).
Catatan anekdotal memfokuskan pada hal-hal spesifik yang terjadi di dalam kelas atau catatan tentang aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Catatan anekdotal mencatat kejadian di dalam kelas secara informal dalam bentuk naratif. Sejauh mungkin, catatan itu memuat deskripsi rinci dan lugas peristiwa yang terjadi di kelas. Catatan anekdotal tidak mempersyaratkan pengamat memperoleh latihan secara khusus. Suatu catatan anekdotal yang baik setidaknya memiliki empat ciri, yaitu:
1) pengamat harus mengamati keseluruhan sekuensi peristiwa yang terjadi di kelas,
2) tujuan, batas waktu dan rambu-rambu pengamatan jelas,
3) hasil pengamatan dicatat lengkap dan hati-hati, dan
4) pengamatan harus dilakukan secara objektif.

Beberapa model catatan anekdotal yang diusulkan oleh Reed dan Bergermann (1992) dan dapat digunakan dalam PTK, antara lain:
a) Catatan Anekdotal Peristiwa dalam Pembelajaran (Anecdotal Record for Observing Instructional Events),
b) Catatan Anecdotal Interaksi Guru-Siswa (Anecdotal Teacher-Student Interaction Form),
c) Catatan Anekdotal Pola Pengelompokan Belajar (Anecdotal Record Form for Grouping Patterns),
d) Pengamatan Terstruktur (Structured Observation),
e) Lembar Pengamatan Model Manajemen Kelas (Checklist for Management Model),
f) Lembar Pengamatan Keterampilan Bertanya (Checklist for Examining Questions),
g) Catatan Anekdotal Aktivitas Pembelajaran (Anecdotal Record of Pre-, Whilst-, and Post-Teaching Activities),
h) Catatan Anekdotal Membantu Siswa Berpartisipasi (Checklist for Routine Involving Students), dsb.

b. Pengamatan terhadap Kelas (Observing Classrooms)
Catatan anekdotal dapat dilengkapi sambil melakukan pengamatan terhadap segala kejadian yang terjadi di kelas. Pengamatan ini sangat bermanfaat karena dapat mengungkapkan praktik-praktik pembelajaran yang menarik di kelas. Di samping itu, pengamatan itu dapat menunjukkan strategi yang digunakan guru dalam menangani kendala dan hambatan pembelajaran yang terjadi di kelas. Catatan anekdotal kelas meliputi deskripsi tentang lingkungan fisik kelas, tata letaknya, dan manajemen kelas.
Beberapa model catatan anekdotal kelas yang diusulkan oleh Reed dan Bergermann (1992) dan dapat digunakan dalam PTK, antara lain:
a) Format Anekdotal Organisasi Kelas (Form for Anecdotal Record of Classroom Organization),
b) Format Peta Kelas (Form for a Classroom Map),
c) Observasi Kelas Terstruktur (Structured Observation of Classrooms),
d) Format Skala Pengkodean Lingkungan Sosial Kelas (Form for Coding Scale of Classroom Social Environment),
e) Lembar Cek Wawancara Personalia Sekolah (Checklist for School Personnel Interviews),
f) Lembar Cek Kompetensi (Checklist of Competencies), dsb.

c. Pengamatan terhadap Siswa (Observing Students).

Pengamatan terhadap perilaku siswa dapat mengungkapkan berbagai hal yang menarik. Masing-masing individu siswa dapat diamati secara individual atau berkelompok sebelum, saat berlangsung, dan sesudah usai pembelajaran. Perubahan pada setiap individu juga dapat diamati, dalam kurun waktu tertentu, mulai dari sebelum dilakukan tindakan, saat tindakan diimplementasikan, dan seusai tindakan.
Beberapa model pengamatan terhadap perilaku siswa diusulkan oleh Reed dan Bergermann (1992) yang dapat digunakan dalam PTK, antara lain:
a) Tes Diagnostik (Diagnostic Test),
b) Catatan Anekdotal Perilaku Siswa (Anecdotal Record for Observing Students),
c) Format Bayangan (Shadowing Form),
d) Kartu Profil Siswa (Profile Card of Students),
e) Carta Deskripsi Profil Siswa (Descriptive Profile Chart),
f) Sistem Koding Partisipasi Siswa (Coding System to Observe Student Participation in Lessons),
g) Inventori Kalimat tak Lengkap (Incomplete Sentence Inventory),
h) Pedoman Wawancara untuk Refleksi (Interview Guide for Reflection),
i) Sosiogram, dsb

Adapun instrumen lain selain catatan anekdotal yang dapat digunakan dalam pengumpulan data PTK dapat berwujud:
1) Pedoman Pengamatan.
Pengamatan partisipatif dilakukan oleh orang yang terlibat secara aktif dalam proses pelaksanaan tindakan. Pengamatan ini dapat dilaksanakan dengan pedoman pengamatan (format, daftar cek), catatan lapangan, jurnal harian, observasi aktivitas di kelas, penggambaran interaksi dalam kelas, alat perekam elektronik, atau pemetaan kelas (cf. Mills, 2004: 19). Pengamatan sangat cocok untuk merekam data kualitatif, misalnya perilaku, aktivitas, dan proses lainnya. Catatan lapangaan sebagai salah satu wujud dari pengamatan dapat digunakan untuk mencatat data kualitatif, kasus istimewa, atau untuk melukiskan suatu proses.
2) Pedoman Wawancara
Untuk memperoleh data dan atau informasi yang lebih rinci dan untuk melengkapi data hasil observasi, tim peneliti dapat melakukan wawancara kepada guru, siswa, kepala sekolah dan fasilitator yang berkolaborasi. Wawancara digunakan untuk mengungkap data yang berkaitan dengan sikap, pendapat, atau wawasan .
Wawancara dapat dilakukan secara bebas atau terstruktur. Wawancara hendaknya dapat dilakukan dalam situasi informal, wajar, dan peneliti berperan sebagai mitra. Wawancara hendaknya dilakukan dengan mempergunakan pedoman wawancara agar semua informasi dapat diperoleh secara lengkap. Jika dianggap masih ada informasi yang kurang, dapat pula dilakukan secara bebas. Guru yang berkolaborasi dapat berperan pula sebagai pewawancara terhadap siswanya. Namun harus dapat menjaga agar hasil wawancara memiliki objektivitas yang tinggi.
3) Angket atau kuesioner
Indikator untuk angket atau kuesioner dikembangkan dari permasalahan yang ingin digali.
4) Pedoman Pengkajian Data dokumen
Dokumen yang dikaji dapat berupa: daftar hadir, silabus, hasil karya peserta didik, hasil karya guru, arsip, lembar kerja dll.
5) Tes dan Asesmen Alternatif
Pengambilan data yang berupa informasi mengenai pengetahuan, sikap, bakat dan lainnya dapat dilakukan dengan tes atau pengukuran bekal awal atau hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen (cf. Tim PGSM, 1999; Sumarno, 1997; Mills, 2004).
Dalam Lampiran 3-17 dicontohkan beberapa macam instrumen yang dapat digunakan oleh peneliti (Chotimah dkk. 2005; Tim Biologi SMA Lab. UM 2005)
Instrumen ini dikembangkan pada saat penyusunan usulan penelitian atau dikembangkan setelah usulan penelitian disetujui untuk didanai dan dilaksanakan.
Keuntungannya bila instrumen dikembangkan pada saat penyusunan usulan adalah peneliti telah mempersiapkan diri lebih dini sehingga peneliti dapat lebih cepat mengimplementasikannya di lapangan.
Pengukuran keberhasilan tindakan sedapat mungkin telah ditetapkan caranya sejak awal penelitian, demikian pula kriteria keberhasilan tindakannya. Keberhasilan tindakan ini disebut sebagai indikator keberhasilan tindakan. Indikator keberhasilan tindakan biasanya ditetapkan berdasarkan suatu ukuran standar yang berlaku. Misalnya: pencapaian penguasaan kompetensi sebesar 75% ditetapkan sebagai ambang batas ketuntasan belajar (pada saat dilaksanakan tes awal, nilai peserta didik berkisar pada angka 50), maka pencapaian hasil yang belum sampai 75% diartikan masih perlu dilakukan tindakan lagi (ada siklus berikutnya).

D. Prosedur Analisis dan Interpretasi Data Penelitian

Dalam PTK, perhatian lebih kepada kasus daripada sampel. Hal ini berimplikasi bahwa metodologi yang dipakai lebih dapat diterapkan terhadap pemahaman situasi problematik daripada atas dasar prediksi di dalam parameter.
1. Analisis Data Penelitian.
a) Tahap-tahap analisis data penelitian meliputi:
b) validasi hipotesis dengan menggunakan teknik yang sesuai (saturasi, triangulasi, atau jika memang perlu uji statistik);
c) interpretasi dengan acuan teori, menumbuhkan praktik, atau pendapat guru;
d) tindakan untuk perbaikan lebih lanjut yang juga dimonitor dengan teknik penelitian kelas.
e) Analisis dilakukan dengan menggunakan hasil pengumpulan informasi yang telah dilakukan dalam tahap pengumpulan data. Misalnya, dengan memutar kembali hasil rekaman proses pembelajaran dengan video tape recorder guru mengamati kegiatan mengajarnya dan membahas masalah-masalah yang menjadi perhatian penelitian bersama dengan dosen. Pada proses analisis dibahas apa yang diharapkan terjadi, apa yang kemudian terjadi, mengapa terjadi tidak seperti yang diharapkan, apa penyebabnya atau ternyata sudah terjadi seperti yang diharapkan, dan apakah perlu dilakukan tindaklanjut.
2. Validasi hipotesis
Validasi hipotesis adalah diterima atau ditolaknya suatu hipotesis. Jika di dalam desain penelitian tindakan kelas diajukan hipotesis tindakan yang merupakan keyakinan terhadap tindakan yang akan dilakukan, maka perlu dilakukan validasi. Validasi ini dimaksudkan untuk menguji atau memberikan bukti secara empirik apakah pernyataan keyakinan yang dirumuskan dalam bentuk hipotesis tindakan itu benar. Validasi hipotesis tindakan dengan menggunakan tehnik yang sesuai yaitu: saturasi, triangulasi dan jika perlu dengan uji statistik tetapi bukan generalisasi atas hasil PTK. Saturasi, apakah tidak ditemukan lagi data tambahan. Triangulasi, mempertentangkan persepsi seseorang pelaku dalam situasi tertentu dengan aktor-aktor lain dalam situasi itu, jadi data atau informasi yang telah diperoleh divalidasi dengan melakukan cek, recek, dan cek silang dengan pihak terkait untuk memperoleh kesimpulan yang objektif.
3. Interpretasi Data Penelitian
Interpretasi berarti mengartikan hasil penelitian berdasarkan pemahaman yang dimiliki peneliti. Hal ini dilakukan dengan acuan teori, dibandingkan dengan pengalaman, praktik, atau penilaian dan pendapat guru. Hipotesis tindakan yang telah divalidasi dicocokkan dengan mengacu pada kriteria, norma, dan nilai yang telah diterima oleh guru dan siswa yang dikenai tindakan.
4. Penyusunan Laporan Penelitian
Di Bab Hasil dan Pembahasan Penelitian dalam Laporan PTK pada umumnya peneliti terlebih dulu menyajikan paparan data yang mendeskripsikan secara ringkas apa saja yang dilakukan peneliti sejak pengamatan awal (sebelum penelitian) yaitu kondisi awal guru dan siswa diikuti refleksi awal yang merupakan dasar perencanaan tindakan siklus I, dilanjutkan dengan paparan mengenai pelaksanaan tindakan, hasil observasi kegiatan guru, observasi situasi dan kondisi kelas dan hasil observasi kegiatan siswa. Paparan data itu kemudian diringkas dalam bentuk temuan penelitian yang berisi pokok-pokok hasil observasi dan evaluasi yang disarikan dari paparan data.
Berikutnya berdasarkan temuan data dilakukan refleksi hasil tindakan siklus 1 yang dijadikan dasar untuk merencanakan tindakan untuk siklus ke 2. Di sini dapat dibandingkan hasil siklus 1 dengan indikator keberhasilan tindakan siklus 1 yang telah ditetapkan berdasarkan refleksi awal.
Paparan data siklus dua juga lengkap mulai perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Ringkasan paparan data dicantumkan dalam bentuk temuan penelitian. Temuan ini menjadi dasar refleksi tindakan siklus ke 2, termasuk apakah perlu dilanjutkan dengan pelaksanaan tindakan untuk siklus ke 3. Peneliti dapat membandingkan hasil siklus 2 ini dengan indikator keberhasilan tindakan siklus 2 yang telah ditetapkan berdasarkan hasil refleksi tindakan siklus ke 1.
Jadi prosedur analisis dan interpretasi data penelitian dilaksanakan secara deskriptif kualitatif dengan meringkas data (reduksi data), saturasi dan triangulasi.

E. Penutup

PTK merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keprofesionalan guru maupun dosen. Dalam pelaksanaannya dosen dan guru perlu melakukan segala langkah penelitian ini secara bersama-sama (kolaboratif) dari awal hingga akhir. Ciri khas penelitian ini ialah adanya masalah pembelajaran dan tindakan untuk memecahkan masalah ini. Penelitian tindakan sebenarnya dapat dilakukan oleh guru atau dosen sendiri-sendiri atau seperti dalam pelatihan ini, guru dan dosen dapat saling berkolaborasi. Tahapan penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan dan evaluasi refleksi yang dapat diulang sebagai siklus. Refleksi merupakan pemaknaan dari hasil tindakan yang dilakukan dalam rangka memecahkan masalah. Disarankan guru dan dosen dapat secara kolaboratif melakukan tindakan kelas ini untuk peningkatan keprofesionalannya.
Proposal usulan penelitian tindakan kelas perlu dibuat sebagai pedoman (tuntunan) dalam melaksanakan penelitian. Dalam penyusunan usulan yang sesungguhnya guru peneliti harus berusaha memenuhi ketentuan, kriteria atau standar yang ditetapkan oleh sponsor atau lembaga pemberi dana. Saran lainnya ialah banyak membaca laporan penelitian, artikel dan sumber-sumber mengenai penelitian tindakan kelas.
Di hadapan para bapak ibu dosen yang hadir dalam pelatihan kali ini saya sampaikan harapan masa depan saya mengenai PTK ini yaitu agar makin banyak guru maupun dosen sains seluruh Indonesia yang melaksanakan PTK.
Keinginan lainnya adalah agar dalam pelaksanaan PTK itu dosen dan guru tidak hanya sekedar melaksanakan, tapi juga mengkomunikasikan hasilnya kepada rekan-rekan guru dan dosen lain melalui media komunikasi (majalah) yang sudah ada sekarang. Saya pikir kita juga sudah punya organisasi profesi sehingga pertemuan periodik antar guru dan dosen untuk pengembangan profesi dapat direncanakan dan dilaksanakan secara lebih terjadwal. Melalui pertemuan ilmiah dan majalah ilmiah itu antara para guru dan dosen bidang studi diharapkan dapat terjadi saling tukar informasi, pengalaman, dan pemikiran untuk peningkatan keprofesionalan guru dan dosen.
Akhir kata, saya ingatkan kembali bahwa profesi guru dan dosen adalah profesi yang memerlukan pengembangan terus-menerus, karenanya setiap guru dan dosen harus selalu siap, mau, dan mampu untuk membelajarkan dirinya sepanjang hayat agar dapat lebih mampu membelajarkan anak didiknya. PTK merupakan salah satu sarana belajar sepanjang hayat yang penting yang perlu dikuasai oleh setiap guru dan dosen yang mau mengembangkan keprofesionalannya.

Daftar Rujukan

Chotimah, Husnul, dkk. 2005. “Laporan Koordinator Bidang Studi Biologi Semester II Tahun Pelajaran 2004-2005″. Malang: Yayasan Pendidikan Universitas Negeri Malang: SMA Laboratorium UM.
Depdikbud. 1999. Bahan Pelatihan Penelitian Tindakan. Jakarta: Depdikbud, Dirjen Dikdasmen, Dikmenum.
Mills, Geoffrey. 2003. Action Research: A Guide for the Teacher Researcher. New Jersey: Prentice Hall.
Reed, A. J. S. & Bergermann, V.E. 1992. A Guide to Observation and Participation: In the Classroom. Connecticut: The Dushkin Publishing Group, Inc.
Stringer, Ernie. 2004. Action Research in Education. Columbus: Pearson, Menvi Prentice Hall.
Tim Biologi SMA Lab UM. 2005. “Jurnal Belajar Biologi Kelas X”. Malang: Yayasan Pendidikan Universitas Negeri Malang.
Tim PGSM. 1999. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Bahan Pelatihan Dosen LPTK dan Guru Sekolah Menengah. Jakarta: Proyek PGSM, Dikti.